Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat prosesi pemakaman almarhum Raja Fahmizal Usman yang merupakan Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata dan juga mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau di rumah duka Jalan Taman Sari, Pekanbaru, Riau, Sabtu (14/12/2019). (MHD AKHWAN/RIAUPOS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meskipun sudah tidak bisa lagi mengabdi dan berkarya untuk daerah Riau karena dipanggil oleh yang kuasa, namun jasa-jasa Fahmizal Usman yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Riau banyak dikenang dan dinikmati masyarakat.
Jasa-jasanya tersebut seperti pengembangan tempat-tempat pariwisata, membantu daerah mendapatkan dana dari pemerintah pusat, serta jasa-jasa lainnya terutama dibidang kepariwisataan di Riau.
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat melayat di kediaman almarhum Fahmizal Usman di Jalan Taman Sari, Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu (14/12) masih ingat betul, saat-saat terakhir ia bertemu dengan Fahmizal.
Ketika itu, Fahmizal berpamitan kepadanya untuk pindah menjadi pegawai di lingkungan Kementerian Pariwisata.
"Saat ia berpamitan ingin pindah ke Jakarta, saya berpesan kepadanya agar membantu pengembangan pariwisata di Riau agar lebih maju lagi. Ternyata itu jadi perbincangan kami yang terakhir, karena saat ini ia sudah dipanggil Yang Maha Kuasa," katanya.
Di mata Edy Natar, sosok Fahmizal adalah pribadi yang baik dan memiliki keinginan yang kuat memajukan Riau. Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Provinsi Riau, pihaknya mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama ini.
"Ia orang yang baik, dan memiliki integritas yang baik. Kami mengucapkan duka yang mendalam, atas nama Pemerintah Provinsi Riau," sebutnya.
Rekan kerja sekaligus atasannya di Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang saat ini menjabat sebagai Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Riski Handayani yang ikut melayat di kediaman mengatakan, walaupun almarhum baru bergabung di Kemenpar, ia sangat dekat dengan pihak.
"Saya terakhir bertemu dengan ia pada Kamis malam, kami berdiskusi mengenai pembangunan pariwisata dan integritas di Kemenpar. Saya mengenal ia sejak kadis Pariwisata, dan kami intens komunikasi tentang pariwisata. Ia sangat membantu kami dalam mengomunikasikan program Kemenpar di Riau," sebutnya.
Doni Aprialdi, rekan kerja semasa almarhum berdinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau mengatakan, bahwa semasa hidup, almarhum adalah pribadi yang ceria dan suka berdiskusi. Sehingga siapa saja orang yang bertemu dengan nya, pasti akan langsung bersemangat.
"Keinginannya untuk assessment di Kemenpar sudah lama, ia juga pernah meminta saya untuk mendoakannya agar ia lulus assessment. Dan Alhamdulillah ia lulus dan akhirnya dilantik," ujarnya.
Atas prestasi yang diraihnya tersebut, menurutnya ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Riau. Dengan hasil tersebut, hal ini membuktikan bahwa anak-anak Riau mempunyai potensi untuk berkarir di pemerintah pusat.
"Keberanian dan semangat Fahmizal Usman ini yang patut ditiru oleh para generasi muda di Riau, terutama pada ASN yang mampu bertarung dilingkungan pemerintah pusat," sebut Doni yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau tersebut.(sol)
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…
SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…
Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…