Categories: Riau

Nasib Guru Non-PNS di Meranti Terancam

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) — Skema penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2020 yang telah diatur oleh pemerintah pusat alih-alih menjadi ancaman bagi sejumlah guru di Kepuluan Meranti. 

Padahal digadangkan, Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) BOS, Reguler per 5 Februari 2020 kemaren diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru non-PNS. 

Seperti sebelumnya, volume tunjangan guru bantu hanya berkisar 15 persen, namun dengan skema yang baru sebesar 50 persen dari total anggaran yang disalurkan lewat BOS.  

Kepala Bidang Ketenagaan, Dinas Pendidikan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti Triono kepada Riau Pos, Jumat (15/2) mengatakan, aturan itu menurutnya telah diberlakukan. Dampak dari aturan tersebut nasib ratusan guru bantu di Kepulauan Meranti, terancam.

"Pasalnya salah satu kualifikasi penerima BOS harus memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)," ujarnya. 

Sementara menurut Tri, rata-rata guru bantu di daerahnya, tingkat SD hingga SMP banyak yang belum kantongi NUPTK. Parahnya lagi, banyak juga yang tidak linier. 

Untuk saat ini, khusus di Kepulauan Meranti terdapat 2.558 jumlah guru yang tersebar. Dari jumlah tesebut, 582 orang di antaranya terdapat bantu yang berhrap dari BOS. 

"Dari 582 orang yang tersebar, rata-rata tak kantongi NUPTK. Selain itu juga terdapat banyak guru yang tidak SI dan itu tidak boleh juga,"ungkapnya.  

Untuk itu, dirinya akan mencoba berkoordinasi dengan kementerian untuk mencari jalan ke luarnya. Apalagi saat ini kondisi dunia pendidikan di Kepulauan Meranti masih kekurangan guru sehingga keberadaan guri non PNS masih dibutuhkan.(wir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

1 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

1 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago