Categories: Riau

DPRD Riau Dorong Peningkatan Mutu dan Pelayanan BRK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komisi III DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan observasi ke PT Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Batam pada Jumat (12/11). Rombongan yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti dan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau Husaimi Hamidi ini, turut diikuti Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau Karmila Sari, dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau seperti Sugeng Pranoto, Sofyan Siroj Abdul Wahab dan Syamsurizal.

Kunjungan tersebut diterima oleh manajemen PT BRK Cabang Batam. Pada kunjungan ini ada beberapa hal penting yang dibahas, di antaranya cara yang dapat dilakukan agar BRK dapat meningkatkan mutu pelayanannya agar lebih baik lagi. Selain itu, Husaimi Hamidi menjelaskan, untuk menuju menjadi syariah butuh proses yang panjang. Hal itu didasari dari rapat-rapat yang dilakukan oleh komisi III.

“Kami sudah melakukan rapat sebanyak empat kali dengan BRK dari konsultan yang kita undang. Kami tidak mau percaya begitu saja. Jadi kajian kami komisi III, kepatutan untuk menuju syariah ini sudah ada. Pertama kami melihat dari analisa konsultannya yang cukup menjanjikan," terangnya.

Lebih lanjut Husaimi Hamidi juga mengatakan bahwa konversi dari konvensional ke syariah dari pihak ketiga itu semakin besar. “Tentu dari analisa kami itu banyak yang salah, karena asumsi kita orang banyak yang takut pada syariah. Tapi ternyata tidak. Ketika kami melakukan RDP ke Kalimantan, jadi di NTB itu kami lihat ke lapangan ternyata dana itu naik 30 persen," paparnya.

Menurut dia, apa yang disampaikan pihak konsultan tentang Bank Syariah sangat cocok pada situasi yang ada saat ini. Ia kemudian mencontohkan Provinsi NTB yang memiliki banyak kesamaan kultur dengan Provinsi Riau. Di mana, kedua daerah ini sama-sama memiliki penduduk dengan pemeluk agama Islam terbanyak.  “Berarti cocok apa yang dikatakan oleh pihak konsultan tersebut. Provinsi NTB dengan Provinsi Riau kan tidak jauh beda, mayoritas juga muslim. Namun yang perlu ditekankan pada rapat terakhir itu untuk pembangunan musala, jadi ada salah satu cara untuk pemasaran dan pelayanan. Kemudian kita tambahkan juga musik Melayu di bank tersebut agar ada pembeda dengan bank lain," pintanya.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau merencanakan penyuntikan modal kepada dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Salah satunya adalah Bank Riau Kepri (BRK). Adapun jumlah penyertaan modal yang akan dikucurkan pemprov kepada BRK adalah sebesar Rp360 miliar. Bahkan dalam waktu dekat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau bakal menggelar paripurna pengumuman pengesahan peraturan daerah (perda) penyertaan modal tersebut.

Demikian disampaikan Anggota Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyertaan Modal BRK Sugeng Pranoto kepada wartawan, Jumat (12/11). Dikatakan dia, sebelumnya Pemprov Riau dan DPRD telah menyepakati penambahan penyertaan modal untuk BRK dan PT Jamkrida.

Dimana, agar pemprov bisa menjadi pemilik saham mayoritas, maka persentase kepemilikan saham harus di atas 51 persen. Maka untuk memenuhi persentase tersebut, pemprov harus menyiapkan dana sebesar Rp360 miliar. Nantinya, pembayar uang sebanyak itu akan dibuat dalam tiga tahap. "Ini kan dalam tiga tahap nanti. Misal pada APBD 2022 dibayarkan Rp100 miliar. Sisanya bisa diansur kembali pada APBD tahun berikutnya," ungkap Sugeng.(adv)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…

3 jam ago

Masih Ada 3.350 Kursi Kosong di SD Negeri Pekanbaru, Ini Sebaran Lengkapnya

Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…

4 jam ago

Ribuan Warga Antusias Ikuti Fun Walk Mitsubishi Motors dan Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru

Fun Walk Mitsubishi Motors bersama Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru berlangsung meriah, menghadirkan olahraga,…

4 jam ago

Hakim Vonis IRT Bersalah Usai Hina Dokter Spesialis, Dijatuhi Denda Rp5 Juta

IRT di Pekanbaru divonis bersalah atas tindak pidana penghinaan terhadap seorang dokter spesialis dan dijatuhi…

4 jam ago

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

1 hari ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

1 hari ago