.Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan. (Dok Riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengumumkan hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027. Dari total 12.861 kursi yang disediakan, sebanyak 9.750 calon murid telah mendaftar sehingga masih tersedia ribuan kuota di sejumlah sekolah.
Data Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menunjukkan pendaftar didominasi jalur domisili dengan jumlah 9.220 siswa. Sementara itu, jalur afirmasi bagi keluarga kurang mampu diikuti 384 siswa dan jalur mutasi perpindahan tugas orang tua sebanyak 146 siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, mengatakan proses SPMB telah dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan tanpa dipungut biaya.
“Rangkaian SPMB dilakukan secara terbuka, akuntabel dan 100 persen gratis,” ujarnya, Ahad (5/7/2026).
Ia menyebutkan, hingga saat ini masih terdapat sisa daya tampung sebanyak 3.350 kursi yang tersebar di 108 SD Negeri di berbagai kecamatan. Kuota tersebut disiapkan agar hak setiap anak memperoleh pendidikan dapat terpenuhi secara merata dan berkeadilan.
Rincian sisa kuota meliputi Kecamatan Binawidya sebanyak 53 kursi di enam sekolah, Bukit Raya 184 kursi di delapan sekolah, Kulim 78 kursi di empat sekolah, Lima Puluh 515 kursi di 13 sekolah, Marpoyan Damai 227 kursi di 12 sekolah, Payung Sekaki 326 kursi di sembilan sekolah, Pekanbaru Kota 45 kursi di tiga sekolah, serta Rumbai 319 kursi di sembilan sekolah.
Selanjutnya, Kecamatan Rumbai Barat masih memiliki 17 kursi di satu sekolah, Rumbai Timur 129 kursi di tiga sekolah, Sail 287 kursi di enam sekolah, Senapelan 569 kursi di 11 sekolah, Sukajadi 296 kursi di delapan sekolah, Tenayan Raya 302 kursi di 13 sekolah, dan Tuah Madani tiga kursi di dua sekolah.
Alek mengimbau calon murid yang belum diterima pada tahap seleksi SPMB agar memanfaatkan kesempatan dengan mendaftar ke sekolah yang masih memiliki kuota.
“Para calon murid yang tidak lolos SPMB bisa melakukan pendaftaran untuk pemenuhan kuota sekolah yang tersisa,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum maupun calo yang menjanjikan kelulusan masuk SD Negeri dengan imbalan sejumlah uang.
“Jika masyarakat menemukan, melihat, atau mengalami praktik kecurangan berupa pungli, Pemko Pekanbaru meminta masyarakat untuk segera melapor secara resmi ke Inspektorat Kota Pekanbaru atau Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau,” pungkasnya. (ilo)
Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…
Fun Walk Mitsubishi Motors bersama Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru berlangsung meriah, menghadirkan olahraga,…
IRT di Pekanbaru divonis bersalah atas tindak pidana penghinaan terhadap seorang dokter spesialis dan dijatuhi…
Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…
Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…
Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru mewujudkan pembangunan sirkuit otomotif dan mendukung berbagai program…