Categories: Riau

Pembukaan Assessment Dirut BRK Tunggu Hasil RUPS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meskipun tim assessment calon Direktur Utama (Dirut) dan Komisaris Utama (Komut) Bank Riau Kepri (BRK) sudah terbentuk, namun tim ini tidak bisa langsung bekerja melakukan penjaringan calon Dirut dan Komut. Pasalnya, tim baru bisa bekerja setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 19 Agustus mendatang.

Ketua tim Pansel Dirut dan Komut BRK, Ahmad Syah Harrofie mengatakan, setelah pelaksanaan RUPS BRK yang dijadwalkan pada 19 Agustus mendatang, baru tim pansel bisa menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil.

“Tim Pansel saat ini masih menunggu hasil RUPS BRK yang direncanakan tanggal 19 Agustus. Karena  RUPS itu kan forum tertinggi. Apapun keputusan bisa diambil di RUPS  itu,” kata Ahmad Syah Harrofie yang juga menjabat sebagai Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau tersebut.

Saat ditanyakan apakah pada saat RUPS nantinya  keanggotaan tim Pansel yang ada saat ini bisa di ubah? 

Menurut Ahmad Syah, hal tersebut bisa saja terjadi. Namun untuk penunjukan anggota tim Pansel nantinya tetap menjadi kewenangan Gubernur Riau sebagai pemegang saham terbesar BRK.

“Bisa saja tim Pansel yang ada sekarang diganti, namun itu tergantung rekomendasi RUPS. Jadi nanti kita lihat dinamikanya yang terjadi saat RUPS,” tuturnya.

Dalam RUPS nantinya,  juga berkemungkinan dilakukan pembahasan beberapa jabatan di BRK yang akan kosong. Jika hal tersebut jadi dilakukan, maka pekerjaan tim pansel akan bertambah, yang sebelumnya hanya menyeleksi calon Dirut dan Komut, bisa bertambah menjadi tiga atau empat calon pejabat.

“Karena ada salah satu pejabat yang akan habis jabatannya. Apakah nanti dalam RUPS ada penambahan pengisian jabatan, otomatis tim pansel yang dibentuk kemarin menambah tugas dan fungsinya,” jelasnya.

Untuk diketahui, tim Pansel Assessment BRK tersebut diketuai oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Ahmad Syah Harrofie. Untuk empat anggota Bambang Ardianto dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Departemen Dalam Negeri, Dr Sri Indarti dari Universitas Riau (Unri), Dr Zulkifli Rusby dari Universitas Islam Riau (UIR)  dan satu lagi anggota dari Remunerasi dan Nominasi BRK saat ini masih dilakukan pergantian karena pejabat sebelumnya sudah berganti.(sol)
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

15 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

18 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

20 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

3 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago