Categories: Riau

Empat Guru Menangis Terharu Dapat Hadiah Umrah dari Pj Gubri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto terus berusaha untuk memberikan reward kepada tenaga pendidik yang telah berbakti mengajar anak-anak didiknya. Kali ini, Hariyanto memberikan hadiah umrah gratis kepada empat guru yang telah lama mengajar. Suasana haru pun tak terelakkan. Para tenaga pendidik yang sebagian besar perempuan itu tidak bisa membendung haru, lalu menangis karena dedikasinya terhadap pendidikan dihadiahi umrah dari Pj Gubernur Riau SF Hariyanto.

Awalnya, Pj Gubri memanggil empat orang guru dengan masa mengajar terlama mulai dari guru TK, SD,SMP dan SMA untuk naik ke atas panggung saat sedang menghadiri acara Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) XXIII Provinsi Riau Sabtu (13/7) di Hotel Furaya Pekanbaru. Setelah menanyakan sudah berapa lama mengajar, ia mengatakan akan memberikan hadiah umrah gratis kepada keempat guru tersebut.

“Karena ibu-ibu guru ini su­dah mengajar dengan ikhlas, telah lama mengajar, saya menghadiahi ibu-ibu berempat untuk umrah gratis,” ujarnya yang disambut haru oleh keempat penerima hadiah tersebut.

Salah seorang penerima hadiah tersebut, guru SMAN 14 Pekanbaru, Nurhaida mengaku luar biasa kaget karena tidak menyangka akan diberikan hadiah yang sebegitu besarnya. Ia mengira hanya akan mendapatkan ucapan terima kasih, secara simbolis mewakili guru lainnya.

“Ga sangka dikasih umrah begitu. Luar biasa kaget saya sebenarnya. Alhamdulillah umrah. Semua kita kan selalu ingin kalau ke Tanah Suci,” ucap guru bahasa Inggris tersebut.

35 tahun mengajar, Nurhaida menyebut, mengajari anak-anak sangatlah menyenangkan. Ia berharap, Pj Gubri dapat terus memperhatikan para guru lebih baik lagi. Penerima lainnya, guru SDN 13 Pekanbaru Juharni juga mengaku senang bukan main atas apresiasi tersebut. Ia katakan, 39 tahun mengajar, tidak pernah dirinya mendapatkan apresiasi dari pemerintah.

“Bukan main senangnya kami. Telah lama bekerja mengabdi, mendidik anak bangsa, kami tidak pernah diapresiasi. Betapa bahagianya kami,” ujarnya.

Juharni mengatakan, di sekolah tempatnya mengajar masih banyak anak-anak didiknya yang tidak mendapatkan dukungan dari orang tuanya. Hal itu disebabkan oleh latar belakang orang tua yang bekerja sebagai buruh ataupun pedagang kaki lima.

“Harapan kami Pak Gubernur dapat memimpin Riau ini jauh lebih baik lagi. Dan tidak lupa terus memperhatikan kesejahteraan kami para guru. Terima kasih Pak Gubernur, semoga sehat selalu,” ujarnya.

Dua guru lainnya yang mendapat hadiah tersebut adalah Nartianis, guru TK Pembina 3 Pekanbaru yang sudah mengajar sejak tahun 1990. Lalu Nurhayati, guru SMPN 6 Rengat yang telah mengajar selama 34 tahun.(adv/sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

1 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago