Categories: Riau

Kenaikan Gaji Guru Bantu Dikdas Tinggal Dianggarkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan telah selesai melakukan verifikasi faktual terhadap data guru bantu yang mengajar di tingkat TK, SD dan SMP atau di bawah kewenangan pendidikan dasar (Dikdas). Verifikasi tersebut dilakukan untuk memproses kenaikan gaji para guru bantu tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Riau Dr Kamsol mengatakan, sebelumnya Gubernur Riau Syamsuar sudah memberikan sinyal untuk menaikkan gaji guru bantu Dikdas tersebut. Namun sebelum hal tersebut dilakukan, perlu dilakukan verifikasi data terlebih dahulu.

"Karena ada guru bantu Didkas di dua kabupaten yang bertambah, padahal kami tidak ada menambah. Untuk menjadi guru bantu Dikdas tersebut diseleksi terlebih dahulu dan kemudian di SK kan, karena itu perlu diverifikasi lagi," katanya.

Dijelaskan Kamsol, untuk penggajian guru bantu Dikdas tersebut, Pemprov Riau sifatnya memberikan bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten/kota. Di mana anggaran yang diberikan sekitar Rp90 miliar lebih.

"Saat ini kami sudah selesai melakukan verifikasi secara faktual di lapangan. Hasilnya memang ada pengurangan karena ada guru yang lulus seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kalau validasi data yang dikirimkan pemerintah kabupaten/kota sudah selesai," ujarnya.

Selain melakukan verifikasi data, pihaknya saat ini juga berusaha agar pembayaran gaji guru bantu Dikdas tersebut dapat dibayar tepat waktu. Karena selama ini pembayaran gaji tersebut mengalami keterlambatan saat pembayaran.

"Kami saat ini mencari solusi terbaik bagaimana untuk guru bantu Dikdas di kabupaten/kota yang dibiayai oleh Pemprov Riau, agar bisa dibayarkan gajinya tepat waktu. Itu juga merupakan arahan langsung pak gubernur," sebutnya.

Terkait kenaikan gaji tersebut, demikian Kamsol, pihaknya baru dapat memproses pada APBD Perubahan tahun 2022 mendatang. Pasalnya untuk anggaran di APBD murni tahun 2022 sudah berjalan.

"Tapi tentunya jumlah kenaikan gaji tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Karena sudah lama sekali gaji guru bantu Dikdas tersebut tidak mengalami kenaikan, masih Rp2 juta. Namun yang terpenting sudah ada upaya untuk menaikkan gajinya," paparnya.(gem)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Hari Pertama Pacu Jalur Rayon II Berlangsung Meriah, 10 Jalur Lolos ke Babak Ketiga

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…

8 jam ago

Ribuan Peserta Tumpah Ruah, Pawai Taaruf MTQ Riau Bikin Teluk Kuantan Macet Total

Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…

12 jam ago

Usai Enam Bulan Menjabat, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Dimutasi

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dimutasi. Jabatan tersebut kini diisi Kombes…

1 hari ago

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

3 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

3 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

3 hari ago