20.393 Warga Belum Rekam KTP-el
(RIAUPOS.CO) — Dari 433.722 wajib KTP warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang termasuk dalam Data Konsilidasi (DKB) pusat, 20.393 di antaranya belum melakukan perekaman KTP-elektronik.
“Data itu tercatat di dalam server kami selaku instansi yang berwenang untuk menerbitkan KTP-el,â€ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disducapil) Inhil Ahmad Ramani, Rabu (12/6).
Sedangkan yang sudah melakukan perekaman sebanyak 413.329. Untuk itu Ahmad Ramani, mengimbau bagi yang melakukan perekaman agar dapat melakukan sesegera mungkin. Mengingat KTP-el merupakan identitas yang sangat diperlukan.
“Jangan sudah mendesak baru sibuk mau membuat KTP-el. Maka itu kita sarankan kepada warga agar sesegera mungkin melakukan perekaman,â€jelasnya.
Lanjut Ahmad, pembuat KTP akan mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Apalagi jika sudah mendesak untuk menggunakan KTP. Oleh karenanya, hindari pembuatan KTP disaat sudah sangat mendesak.
Meski demikian, pihaknya juga melakukan berbagai upaya dan langkah agar perekaman KTP-el bisa dirampung sesuai dengan harapan. Upaya yang dimaksud dengan melakukan perekaman hingga ke tingkat paling bawah.
“Petugas kita selalu melakukan upaya jemput bola untuk melakukan perekaman. Semua itu dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat,†papar mantan Kabag Humas Setdkab Inhil ini.
Selain di kantor Disdukcapi Inhil di Tembilahan, warga juga dapat melakukan perekaman di sejumlah kantor kecamatan. Meski ada pula dibeberapa kantor kecamatan yang saat ini alata perekaman mengalami kerusakan.(adv)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…