Categories: Riau

Pembangunan Turap Senilai Rp949 Juta di Penampi Bengkalis Tak Selesai

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Proyek pembuatan turap beton di Jalan Sukamaju, Dusun Makmur Desa Penampi, Kecamatan Bengkalis senilai Rp949 juta kondisinya memprihatinkan dan tidak selesai seratus persen. Meski sudah habis masa pengerjaan, namun di lapangan sampai Kamis (13/1/2021) para pekerja masih melakukan pengerjaan pembuatan rangka turap.

Dari pantauan di lapangan, pembuatan turap beton yang dianggarkan melalui APBD 2021 senilia Rp949 juta lebih ini sudah dikerjakan sejak Oktober 2021. Namun berselang anggarannya berakhir 2021 lalu, namun pembangunannya tidak selesai tepat waktu. Bahkan bangunan yang sudah jadi, kondisinya banyak yang rusak alias retak dan pecah.

‘’Kami hanya mengerjakan kelanjutan proyek yang belum selesai. Ini kami sebagai warga setempat melanjutkan pekerjaan dari pekerja sebelumnya,’’ ujar Adi, salah seorang pekerja pembangunan dranasi.

Ia bersama rekan kerja sedang asih mengikat besi yang digunakan untuk pengecotan bagian atas turap beton. Namun dari 130 meter panjang drainase yang dibuat, masih tersisa 17 meter yang masih dalam bentuk kerangka.

‘’Kami hanya disuruh mengerjakan, dan masalah ini kenapa diteruskan meski berakhir anggarannya kami tidak tau,’’ ujarnya.

Sementara itu, kontraktor dari CV Sinar Fajar, Suhami yang dijumpai di lapangan mengakui pengerjaan proyek beton untuk saluran air dan juga menahan bahu jalan agar tidak runtuh memang mengelami kendala teknis di lapangan.

‘’Ya, memang ada kendala di lapangan. Ini terutama masalah kontur tanah yang lembek yakni tanah gambut dan juga diwaktu pengerjaanya musim hujan serta pasang air laut yang naik cukup dalam, makanya ini menjadi kendala utama pengerjaan proyek pembangunan turap beton ini belum selesai 100 persen,’’ ujarnya.

Namun kata Suhaimi, dirinya selaku kontraktor akan bertanggung jawab menyelesaikan pengerjaan proyek turap beton tersebut. Bahkan dirinya mengaku sudah rugi, karena ini risiko dalam pengerjaan di lapangan, namun harus tetap dilanjutkan sampai selesai.

Ia mengatakan, dari 130 meter pajang poryek turap beton ini masih tersisa 17 meter dan sisanya ini menjadi tanggung jawabnya untuk menyelesaikan. Sedangkan 113 meter sudah selesai dikerjakan, meski pihaknya sudah mengajukan adindum ke Dinas PUPR Bengkalis, karena ada kendala teknis yakni kondisi alam.

Sementara itu, PPTK Proyek Turap Beton Dinas PUPR Bengkalis Agus Syukri bersama Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Bidang Pengairan Dinas PUPR Sugeng Santoso yang dikonfirmasi wartawan juga membenarkan kondisi pengerjaan proyek turap betun tidak selesai 100 persen.

‘’Ya, tidak selesai 100 persen. Ini karena ada factor alam dan lokasi pembangunan turap beton ini adalah kontur tanahnya adalah gabut. Sehingga pada saat pengerjaan tidak bisa diselesaikan 100 persen,’’ ujar Sugeng.

Dikatakan Sugeng, memang pengerjaannya sudah selesai Desember 2021 lalu, namun adanya kelanjutan pengerjaan proyek ini adalah inisiatif kontraktor. Karena kontraktornya merasa bertanggung jawab untuk menyelesaikan sisa proyek yang tidak selesai.

‘’Ada 17 meter lagi yang sedang dikerjakan. Tapi ini adalah wewenang rekanan dan ini tidak dibayar dan dikerjakan secara sukarela oleh rekanan,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, karena ini tidak selesai 100 persen, maka pembayaran termen proyek disesuaikan dengaan hasil yang dicapai di lapangangan, yakni baru mencapai 90 persen dan sisanya sudah dilakukan addendum dan realisasi pembayaran dananya sekitar 85 persen.

‘’Kalau adindum ini ada masa pemeliharaanya selama 5 bulan dan kami menuggu rekanan untuk menyelesaikan pekerjaanya sampai tuntas,’’ ujarnya.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)

Editor: Eka G Putra

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

9 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

9 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

9 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

9 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

10 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

10 jam ago