Categories: Riau

Salat Id Pakai Masker di Masjid An-Nur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga hari Raya Iduladha 1440 H, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti beberapa daerah di Riau. Termasuk di Kota Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi. Akibat kabut asap ini, masyarakat yang hendak melaksanakan Salat Id terpaksa menggunakan masker.

Seperti yang dilakukan jamaah di Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, Ahad (11/8). Apalagi Salat Id dilaksanakan di halaman masjid. Salah seorang jamaah, Irwan mengatakan, setiap tahun dia melaksanakan Salat Id di Masjid Raya An-Nur. Namun pada pelaksanaan kali ini, warga Tanjung Rhu itu menyesalkan terjadi kabut asap yang cukup mengganggu. “Mau tidak mau harus pakai masker karena pelaksanaan salat di lapangan terbuka,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, pada Ahad (11/8) pagi, di Riau terpantau delapan hot spot yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

“Sementara itu untuk jarak pandang di Pekanbaru pada pukul 07.00 WIB sejauh 2 km yang tertutup kabut asap. Namun jarak pandang ini masih berpotensi menurun akibat kekaburan udara,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Marzuki.

Sementara itu Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar yang Salat Id di Masjid Raya An-Nur dalam sambutannya mengatakan, Riau diprediksi masih mengalami musim kering hingga Oktober mendatang. Karena itu masih cukup lama lagi situasi seperti ini yang akan dihadapi.

“Saya mengajak kaum muslimin dan muslimat, serta para ulama dan seluruh masyarakat bersama-sama memohon ampun kepada Allah SWT. Sekaligus berdoa agar segera turun hujan di provinsi kita ini,” ajaknya.

Sebelumnya, Syamsuar juga mengaku sudah meninjau beberapa lokasi karhutla di Riau. Seperti di Indragiri Hilir memang karhutla masih terus diatasi. Beberapa kendala yang ditemui oleh petugas di lapangan saat ini kesulitan mencari sumber air untuk memadamkan api.

“Semua petugas, baik TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat sedang bekerja keras melakukan pemadaman di lapangan. Mari juga kita doakan semoga mereka juga sehat semua,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsuar juga mengajak kaum muslimin dan muslimat melaksanakan Salat Istisqo atau salat minta hujan. Juga hendaknya para bupati/wali kota di Riau untuk bisa mengajak masyarakat melaksanakan amalan salat ini.

“Mudah-mudahan, dengan kita melaksanakan Salat Istisqo, Allah SWT bisa memberikan nikmat hujan bagi kita semua,” harapnya.(sol/amn/gus)  

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

 

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tabrakan KRL dan Argo Bromo, 15 Tewas, Korban Terjebak 9 Jam di Gerbong

Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…

11 menit ago

Isu Penutupan Prodi Ramai, Kemdiktisaintek: Itu Keputusan Kampus

Kemdiktisaintek tegaskan penghapusan prodi bukan kebijakan pusat, melainkan kewenangan kampus sesuai kebutuhan dan perkembangan.

20 menit ago

SPBU Bangkinang Kehabisan Pertalite, Kuota Bulanan Jadi Penyebab

Pertalite langka di Bangkinang akibat kuota bulanan habis. Pasokan tambahan terbatas, masyarakat diminta tetap tertib…

24 menit ago

PTPN IV PalmCo Tancap Gas, Penanaman Pohon Capai Puluhan Ribu

PTPN IV PalmCo targetkan tanam 50.000 pohon di 2026 melalui program One Man One Tree…

33 menit ago

Nongkrong Sambil Mabar? Whiz Prime Hadirkan Kopi Tema Mobile Legends

Whiz Prime Pekanbaru hadirkan kopi tema Mobile Legends dengan konsep kekinian, tempat nongkrong nyaman dan…

41 menit ago

Tebar Kebaikan, YBM PLN Salurkan Sembako untuk Kaum Duafa

YBM PLN UIP Sumbagteng salurkan paket sembako untuk kaum duafa di Pekanbaru, wujud kepedulian sosial…

49 menit ago