Categories: Riau

Isu Perkelapaan Jadi Pembicaraan Pusat

(RIAUPOS.CO) — Sektor perkelapaan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diketahui memang menjadi tulang punggung perekonomian bagi masyarakat yang ada di sana.

Terkait persoalan yang dihadapi sektor ini juga sudah menjadi pembicaraan pemerintah, hingga ke tingkat pusat. Bahkan belum lama ini secara umum Gubernur Riau H Syamsuar yang mendampingi Presiden Joko Widodo, mengikuti KTT di Thailand, juga ikut membicarakannya.

‘’Pada dasarnya pemerintah sangat berupaya keras untuk membantu pelaksanaan pembangunan di Inhil. Informasi ini disampaikan Gubernur riau kepada saya,” kata Bupati Inhil HM Wardan, kemarin.

Termasuk Bupati Inhil sendiri, pada setiap kesempatan dia selalu membicarakan seluruh potensi yang ada di sana. Terlebih terhadap persoalan kelapa yang saat ini tengah mengalami fluktuasi harga yang cukup kuat.

‘’Gubernur dan Presiden malah sudah menitipkan pesan kepada unsur-unsur yang ada di Thailand bagian Selatan agar nanti bisa menjalin kerja sama ekspor kelapa dalam bentuk kontainer,” jelas Bupati Inhil.

Hal itu bukan tanpa dasar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil sendiri memang telah merancang dengan telah membuat program sistem resi gudang (SRG). Sebagai keseriusannya juga telah dibuat Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pelaksaan SRG.

‘’Perda yang sudah kita sahkan tentang SRG dan Perda tentang Sistem Tata Niaga. Sedangkan pelaksanaannya dilakukan oleh suatu lembaga ekonomi yang berbadan hukum,” tukas Wardan.

Secara legalitas formil aturan yang berkaitan dengan pelaksanaan itu semua sudah disiapkan. Hanya saja saat ini tinggal realisasinya. Termasuk hal-hal yang berkaitan dengan sarana, seperti gudang yang terdapat di Parit 21 Tembilahan.

Bupati Inhil sendiri telah memerintahkan OPD terkait, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untu membenahi Pelabuhan tersebut. Agar dapat berjalan dengan baik, keberadaan pelabuhan itu meski memenuhi standar yang diperlukan.

‘’Kita sudah anggarkan melalui APBD 2019 untuk pembenahan pelabuhan itu. Apabila semua sudah dapat dipenuhi maka tidak perlu menunggu waktu cukup lama lagi, semua dapat berjalan,” sambungnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

8 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

9 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

9 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

9 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

11 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

11 jam ago