Categories: Riau

Ombudsman Minta PLN Optimalkan Pengelolaan Keluhan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau mengharapkan manajemen PLN di Riau mengoptimalkan pengelolaan pengaduan masyarakat yang mengeluhkan lonjakan tagihan rekening listrik.

Dengan demikian masyarakat tentu akan mendapatkan penjelasan yang sebenarnya kenapa terjadi lonjakan tagihan rekening listrik dalam beberapa bulan terakhir.

Harapan ini disampaikan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau Ahmad Fitri beserta Asisten saat menerima kunjungan manajemen PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Riau dan Kepri dan PLN UP3 Pekanbaru pada Rabu (10/6) sore di kantor Ombudsman RI Provinsi Riau.

Kunjungan PLN dipimpin Senior Manager Niaga PLN UIW Riau dan Kepri Busran, turut juga hadir Manajer PLN UP3 Pekanbaru Himawan.

Dalam kunjungan ke kantor Ombudsman RI Provinsi Riau, pihak PLN menjelaskan kenapa terjadinya lonjakan tagihan rekening listrik kelompok rumah tangga pada Juni 2020. Beberapa penyebab yang diutarakan adalah bahwa tagihan listrik bulan April dan Mei dihitung menggunakan rata-rata tagihan bulan-bulan sebelumnya. Dan hal ini tidak mencerminkan kondisi pemakaian aktual karena tidak dilakukan pembacaan meteran.

“Ombudsman juga mengharapkan bahwa tindak lanjut atas pengaduan masyarakat tidak hanya sebatas relaksasi pembayaran tagihan saja. Jika memang terjadi kelalaian dalam penghitungan tagihan maka pihak PLN juga harus bisa melakukan koreksi atas penghitungan tagihan rekening listrik tersebut,” ujar Ahmad Fitri.

Dalam penjelasan kepada Ombudsman, PLN memaparkan saat ini sudah memiliki sejumlah kanal pengaduan dalam menyikapi masalah kenaikan tagihan listrik. Di antaranya dengan membuka kanal contact center dan posko pengaduan untuk melayani pengaduan masyarakat yang datang langsung.

PLN juga membuka layanan pengaduan via Whatsapp di setiap Unit Layanan Pelanggan. Solusi PLN atas laporan masyarakat adalah memberikan kebijakan relaksasi atas lonjakan tagihan tersebut.

Menyikapi penjelasan PLN yang demikian, Ombudsman RI Provinsi Riau mengharapkan PLN juga bisa menyampaikan penjelasan yang demikian kepada masyarakat yang menyampaikan pengaduannya. Untuk itu PLN harus mengoptimalkan pelayanan pengelolaan pengaduan masyarakat.

 Salah satu upaya yang disarankan Ombudsman adalah bagaimana agar PLN bisa menempatkan petugas pengelola yang kompeten dalam menjalankan tugas-tugas.(rls/egp)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

13 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

13 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

14 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

16 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

2 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

2 hari ago