Categories: Riau

Gubri Minta Kepala OPD Baru Langsung Bekerja

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau H Syamsuar resmi melantik 10 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov) Riau, hasil asesmen beberapa waktu lalu, Jumat (11/3). Pelantikan yang dilaksanakan di gedung daerah Riau tersebut, juga dihadiri para pejabat di lingkungan Pemprov Riau.

Usai prosesi pelantikan, Gubri berpesan kepada para pejabat yang baru saja dilantik agar dapat menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing.

"Para pejabat yang baru dilantik hendaknya dapat bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab," pintanya.

Lebih lanjut dikatakannya, para pejabat yang sudah dilantik juga sudah langsung meneken pakta integritas dan perjanjian kinerja. Hal tersebut juga sesuai arahan KASN.

"Tujuan dibuat pakta integritas karena itu para kepala OPD harus bekerja keras dan profesional.

"Setelah masuk langsung bekerja, kita dituntut profesional, kerja keras, sekarang berbeda dengan masa lalu, berikan pelayanan yang baik, tidak menunggu perintah. Tidak ada waktu lagi untuk belajar," sebutnya.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Tengku Fauzan Tambusai. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat daeh Provinsi Riau M Job Kurniawan. Kepala Dinas Kesehatan Zainal Arifin. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Imron Rosyadi
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Fariza. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Erisman Yahya.

Direktur RSUD Arifin Achmad Wan Fajriatul Mamnunah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Arief Setiawan. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah  Rahmad Ramadiyanto. Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Herman.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, pelantikan tersebut dapat dilaksanakan setelah hasil asesmen yang dilakukan tim pansel disetui oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Semua proses dari awal seleksi sudah dituntaskan dan juga sudah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)," kata Ikhwan.

Dijelaskan Ikhwan, awalnya asesmen yang dibuka sebanyak 12 OPD yang dibuka. Namun satu OPD yakni Dirut RSJ hanya ada satu peserta yang melamar yang mengikuti seleksi. Selanjutnya satu OPD lagi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, pelantikan pejabatnya ditunda.

"Jadi awalnya 12, kemudian jadi 11 OPD. Dikarenakan jabatan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, harus mendapatkan izin Kementerian Kependudukan, jadi ditunda pelantikannya. Kita tunggu izinnya keluar," jelas Ikhwan.(sol)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago