Categories: Riau

17.688 Sertifikat Tanah Diserahkan

(RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah bagi masyarakat di Indonesia termasuk di Riau secara virtual, Senin (9/11). Untuk di Riau, sertifikat tanah yang dibagikan saat ini sebanyak 17.688 bidang.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Riau, M Syahrir mengatakan, sertifikat tanah yang diserahkan tersebut terdapat di tujuh kabupaten/kota di Riau. Sedangkan sisanya, sudah dibagikan sebelumnya pada Agustus lalu.

“Presiden Joko Widodo secara virtual telah menyerahkan sertifikat tanah di seluruh Indonesia termasuk di Riau. Untuk di Riau ada 17.688 bidang,” katanya.

Dengan pembagian sertifikat tersebut, lanjut Syharir, program pembagian sertifikat pada tahun ini sudah seluruhnya dilakukan di Riau. Meskipun jumlah sertifikat yang dibagikan sudah cukup banyak, tahun depan pihaknya menargetkan lebih banyak lagi sertifikat.

“Untuk tahun depan kami targetkan empat kali lipat jumlahnya dibandingkan tahun ini, untuk itu kami minta kerjasama dari semua pihak untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Menurut Syahrir, target tersebut akan diusahakan untuk dapat tercapai. Karena pada tahun 2025, Presiden Joko Widodo menargetkan seluruh bidang tanah terutama tanah rakyat di Indonesia ini sudah bersertifikat.
“Oleh karena itu, setiap  tahun targetnya akan terus ditingkatkan. Tahun ini total

sertifikat yang dikeluarkan sebanyak 375 ribu bidang, diharapkan sampai 2025 seluruh tanah di Riau sudah bersertifikat,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Drs Syamsuar mengatakan, sesuai dengan arahan presiden, pihaknya mengimbau masyarakat untuk dapat memanfaatkan tanah dengan sebaik-baiknya dan tidak untuk keperluan yang konsumtif.

“Jadi gunakan untuk kepentingan yang bisa digunakan jangka lama, jangan dijual kemudian dibelikan kendaraan. Kalau begitu nanti masyarakat justru akan rugi,” katanya.

Dengan sudah adanya sertifikat tersebut, menurut gubernur masyarakat juga menjadi memiliki kepastian hukum terkait hal milik tanah tersebut. Dengan demikian, konflik lahan bisa dihindarkan.

“Mudah-mudahan target tahun 2025 semua bidang tanah milik rakyat di Indonesia termasuk di Riau bisa terpenuhi,” harapnya.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

2 jam ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

2 jam ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

6 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

6 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

7 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

7 jam ago