Kabut Asap Makin Parah, Diskes Pekanbaru Keluarkan Edaran
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebagai tindakan pengaman dampak asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengeluarkan surat edaran yang berisi tiga poin penting, Sabtu (10/9).
"Apabila ISPU sudah berkisar antara 101-199 ditandai dengan warna kuning berati tidak sehat. Masyarakat disarankan untuk mengurangi aktivitas diluar ruangan. Kalau pun terpaksa keluar, gunakan masker," kata Plt Dinkes Pekanbaru M Amin.
Selain itu, kata Amin, kegiatan olahraga, gerak jalan santai, upacara dan lainnya. "Sebisa mungkin tidak melaksankan kegiatan di luar gedung," sambungnya.
Kemudian, apabila ISPU menunjukan angka 200-299 masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Kegiatan mengajar mengajar diliburkan, terutama Paud, TK dan SD sederajat.
"Meliburkan kelompok khusus, selain anak sekolah. Ibu hamil, ibu menyusui, masyarakat dengan penyakit jantung kronis dan kelompok masyarakat lanjut usia di atas 55 tahun," terangnya.
Apabila kondisi asap sudah masuk level berbahaya, dengan ISPU diatas 300. Maka, semua aktivitas publik diliburkan. "Ini sudah berlandaskan kaidah ilmu kesehatan dan juga kemanusiaan," pungkasnya.(*1)
Antrean panjang BBM terjadi di Bengkalis. Warga harus menunggu berjam-jam akibat stok terbatas dan tingginya…
Wali Kota Pekanbaru tinjau progres tol dan usulkan nama pendiri kota untuk pintu tol. Proyek…
RS Unri terima penghargaan dari Pemko Pekanbaru dan siap memperkuat layanan darurat melalui dukungan penuh…
Jukir di Pekanbaru diamankan setelah memungut tarif parkir Rp15 ribu. Dishub langsung memberi sanksi tegas…
Lebih dari 14 ribu siswa SMP di Pekanbaru mulai mengikuti TKA. Ujian ini tidak menentukan…
Kakek di Rohil ditangkap polisi, diduga cabuli cucu 14 tahun, kasus gegerkan masyarakat.