Categories: Riau

DED Flyover Garuda Sakti Dirancang Tahun Depan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Rencana pembangunan flyover di persimpangan Jalan Garuda Sakti Kota Pekanbaru hingga saat ini masih terus berproses. Pembangunan jalan layang tersebut akan dilakukan bersama antara Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau dengan pihak Kementerian PUPR.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanes Tulak Todingrara didampingi Kepala Seksi KPIJ Darmawi mengatakan, untuk rencana pembangunan flyover tersebut pihaknya bertugas membuat Detail Enginering Desain (DED) dan fisik bangunan. Sementara Pemprov Riau bertugas membebaskan lahan.

“Dalam rencana pembangunan flyover tersebut, kami bertugas membuat DED dan fisik bangunan flyover-nya. Sedangkan Pemprov Riau yang membebaskan lahannya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk DED flyover tersebut, pihaknya baru akan membuatnya pada 2025. Karena di akhir tahun ini, pihak Pemprov Riau masih melakukan ganti rugi pembebasan lahan.

“Persiapan desain baru kami lakukan tahun depan. Selesai pembuatan DED, baru kami usulkan untuk pembangunan konstruksinya. Kemungkinan bisa di 2026 awal, atau kalau bisa di 2025 itu sudah mulai konstruksinya. Karena memang rencana flyover inikan multiyears kontrak,” sebutnya.

Disebutkan Darmawi, dari hasil Feasibilty Study (FS), dikeluarkan rekomenadasi flyover itu akan dibangun dari sisi Jalan HR Soebrantas menuju ke arah Bangkinang. Sementara dari arah Jalan Garuda Sakti menuju ke Kubang akan melintas di bawah flyover.

“Kalau hasil dari FS-nya, flyover akan dibuat dari arah Jalan HR Soebrantas menuju ke arah Bangkinang,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau M Arief Setiawan melalui Kabid Bina Marga Teza Dasra mengatakan, untuk pembebasan lahan tersebut pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp77 miliar di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau tahun 2024. Pembebasan lahan dapat dilakukan setelah adanya Penetapan lokasi (Penlok) pembangunan flyover.

“Untuk pembebasan lahan Flyover Garuda Sakti masih berproses. Paling lama akhir Desember ditargetkan sudah selesai, karena Penlok sudah ada sehingga tanah yang akan diganti rugi sudah jelas,” katanya.(sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Justin Hubner Batal ke Piala AFF 2026? Klub Belanda Disebut Tak Beri Izin

Justin Hubner dikabarkan terancam absen di Piala AFF 2026 karena Fortuna Sittard disebut tak memberi…

11 jam ago

Fajar/Fikri Tembus Final China Open 2026 usai Duel Sengit Lawan Tuan Rumah

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final China Open 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang…

12 jam ago

Bhabinkamtibmas Ikut Turun ke Arena Pacu Jalur, Jadi Timbo Ruang Endang Rumus

Bhabinkamtibmas Polsek Kuantan Mudik Bripka Asril ikut menjadi Timbo Ruang Jalur Endang Rumus dalam Pacu…

12 jam ago

Pemko Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan, 19 Ruas Sepanjang 23 Kilometer Sudah Diaspal

Pemko Pekanbaru telah mengaspal 19 ruas jalan sepanjang 23 kilometer hingga pertengahan 2026 dan terus…

12 jam ago

Harimau Sumatra Muncul di Inhil, Warga Diminta Waspada dan Tak Keluar Sendirian

Harimau sumatra muncul di Desa Danai, Inhil, dan dilaporkan memangsa sapi warga. Polisi meminta masyarakat…

12 jam ago

Polda Riau Tanam Kembali Mangrove Rusak Seluas 118 Hektare di Rohil

Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…

2 hari ago