Categories: Riau

Pemadaman Listrik Bergilir hingga September

(RIAUPOS.CO) — Pemadaman listrik bergilir di Kecamatan Bantan dan Bengkalis akan terus terjadi hingga September 2019 mendatang atau lebih. 
Hingga hari ini (kemarin, red) proses perbaikan unit mesin masih berlangsung. Peralatan pengganti satu unit mesin pada Selasa (6/8) malam kemarin baru tiba di kompleks PLTD Pangkalan Batang. Diperkirakan perbaikan mesin berdaya 500 kilowatt (KW) tuntas dua pekan mendatang. 

“Alhamdulillah, tadi malam sudah datang blok pengganti dari Tanjungpinang dan sekarang dalam proses pengerjaan. Ditargetkan bisa selesai lebih kurang memakan waktu 14 hari atau dua minggu jika tidak ada kendala di lapangan. Meskipun selesai nanti akan tetapi belum bisa menghindari pemadaman hanya bersifat mengurangi,” ungkap Kepala Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Disel (ULPLTD) Bagan Besar, Iwan Eka Putra.

Kemudian lanjut pria yang akrab disapa Bang Iwan ini, perbaikan mesin lainnya karena masih ada gangguan, upaya perbaikannya masih menunggu bahan material dan diperkirakan baru sampai awal September 2019 mendatang. 

“Saat ini kita ada dua mesin yang mengalami kendala, di mesin pembangkit sewa dan mesin ini merupakan cadangan yang biasa kita gunakan ketika beban tinggi. Karena mengalami kerusakan maka tidak bisa mengoperasikannya. Dan secara kontrak, mesin sewa itu masih memenuhi,” terangnya.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, beban mampu perbandingan dengan beban sistem sudah sangat pas-pasan. Kondisi normal apabila seluruh mesin beroperasi, daya mampu dihasilkan sekitar 20,5 megawatt (MW) sementara beban puncak mencapai 19,5 MW. 

“Tersisa lebih kurang 900 KW sebetulnya sudah kategori kritis, beban kita pas-pasan, jadi jika ada satu unit mesin saja gangguan maka akan ada pemadaman,” katanya.

Ia menyebutkan setiap mesin juga ada jam waktu operasi overhoul atau pemeliharaannya yang dijadwalkan akan dimulai September nanti.

Terkait dengan kondisi saat ini, sebagai antisipasi daya mampu dengan daya pas-pasan, disebutkan Iwan disetujui upaya relokasi mesin yang rencananya dari unit layanan di Tembilahan. Namun sampai sekarang belum bisa dieksekusi karena terkait dengan kehandalan sistem di Tembilahan yang belum pulih. 

“Kita tetap berupaya agar sistem di Bengkalis bisa secepatnya bisa handal. Kami juga mengimbau kepada masyarakat terkait dengan keterbatasan daya mampu PLN saat ini, pelanggan dalam pemakaian listrik rumah tangganya minimal mematikan satu lampu satu rumah ketika malam hari,” imbuhnya.(kom)

 

Laporan ERWAN SANI, Bengkalis

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

17 jam ago

PLN Kebut Perluasan Listrik di Meranti, Jaringan Baru Tembus 40,25 KMS

PLN percepat perluasan jaringan listrik di Kepulauan Meranti hingga 40,25 KMS. Ratusan KK di pelosok…

17 jam ago

DPRD Bengkalis Soroti Pemadaman Listrik, PLN Diminta Benahi Sistem

Pemadaman listrik di Bengkalis disorot DPRD. PLN diminta perbaiki sistem, atur jadwal lebih manusiawi, dan…

17 jam ago

Elpiji 3 Kg Langka di Meranti, Warga Sudah Dua Hari Keliling Cari Gas

Kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di Meranti akibat distribusi terlambat. Warga kesulitan mendapat gas, pemerintah…

21 jam ago

RS Awal Bros Gandeng BRI Life, Luncurkan Layanan Premium The Private Suites

RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…

22 jam ago

Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Dishub Pekanbaru beri peringatan jukir di Cut Nyak Dien usai aduan tarif parkir mahal. Pelanggaran…

23 jam ago