Categories: Riau

Pejabat Kuasai Aset Rumah Dinas Pemprov

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat ini tengah melakukan penataan aset-aset yang ada, seperti tanah, bangunan dan juga kendaraan dinas. Dari tiga aspek tersebut, yang juga menjadi perhatian serius Pemprov Riau yakni mengenai aset bangunan rumah dinas yang saat ini masih dikuasai oleh mantan-mantan pejabat Pemprov Riau.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Syahrial Abdi mengatakan, saat ini dari data yang pihaknya tengah telusuri, masih banyak aset rumah dinas yang tidak lagi sesuai peruntukannya. Misalnya pejabat yang sebelumnya mendapatkan fasilitas rumah dinas namun saat ini sudah pensiun tapi masih menempati rumah dinas.

“Kalau yang seperti itu kami akui memang masih banyak, seperti dikuasai oleh mantan-mantan pensiunan pegawai Pemprov Riau,” kata Syahrial.

Lebih lanjut dikatakannya, memang sebelumnya ada mekanisme untuk mendapatkan rumah dinas tersebut menjadi hak milik dengan cara mengikuti lelang. Namun kebijakan sementara ini, tidak ada kegiatan untuk melelang rumah dinas, melainkan yang akan dilakukan yakni lelang kendaraan dinas.

“Jadi hingga saat ini belum ada kebijakan untuk lelang rumah dinas, karena hingga saat ini kami berharap aset rumah dinas itu bisa dimanfaatkan oleh para pejabat yang ada saat ini. Untuk itu, kami saat ini tengah mencari cara yang tepat untuk mengambil aset tersebut,” ujarnya.

Selain ada dikuasai mantan pejabat, Syahrial juga menyebutkan bahwa hingga saat ini ada juga aset bangunan Pemprov Riau yang juga masih dikuasai oleh organisasi. Terkait hal ini, ia juga mengaku akan segera menertibkan aset-aset tersebut.

“Jadi persoalan aset di Riau ini juga sudah menjadi perhatian pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam beberapa kali kunjungannya ke Riau, Divisi Korsupgah KPK juga sudah meminta kami untuk melakukan penertiban aset ini,” sebutnya.

Koordinator wilayah II KPK, Abdul Haris saat kunjungan ke Riau pekan lalu juga mengatakan, pihakny meminta masalah aset seperti mobil dinas dan rumah dinas yang masih kuasai pihak ketiga segera diterbitkan. Karena menurut laporan yang pihaknya terima, masih ada oknum yang tidak berhak tapi masih menguasai aset seperti mobil dan rumah dinas.

“Tapi kalau masalah mobil dan rumah dinas sudah mau selesai dilakukan secara persuasif sudah banyak yang mengembalikan. Untuk yang belum, kami imbau segera mengembalikan,” ujarnya.(gem)

 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

BRK Syariah Resmikan Rahn Gadai Emas di Bintan, Solusi Pembiayaan Kini Makin Mudah

BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…

52 menit ago

Menjangkau Pelosok, PLN Gencarkan Literasi Digital Kelistrikan di Tapung Hilir

PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…

4 jam ago

Harga Karet Kuansing Makin Nanjak, Pekan Ini Tembus Rp20.125 per Kg

Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…

6 jam ago

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

1 hari ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

1 hari ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

1 hari ago