Categories: Riau

Gas Bumi PGN Mulai Layani Industri Garam di Madura

DUMAI (RIAUPOS.CO) — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai daerah di Indonesia. Pada Juli lalu, melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), PGN mulai melayani sektor industri di Pulau Madura, Jawa Timur.

"Gas bumi dari Gagas sudah melayani salah satu perusahaan garam terbesar di Madura. Ini merupakan langkah awal PGN untuk terus menyebarkan manfaat energi baik gas bumi ke berbagai segmen pasar di Indonesia," jelas Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama di Jakarta, Kamis (5/9).

Perusahaan garam yang mulai menggunakan Gaslink produk PT Gagas adalah PT Garsindo Anugerah Sejahtera (Garsindo) di Kabupaten Sumenep. Produksi garam dari Garsindo selama ini digunakan untuk memasok bahan produksi dari PT Garam, sebuah BUMN yang fokus memproduksi garam di Indonesia.

Madura selama ini identik sebagai pulau garam. Sejak zaman kolonial Belanda, daerah Sumenep yang kaya dengan bahan baku garam sudah dikuasai pemerintah Hindia Belanda. Tahun 1813, Gubernur VOC Thomas Stamford Raffles memonopoli garam mulai dari produksi sampai dengan distribusi.

Pada awalnya Belanda hanya membeli garam dengan harga tetap kepada para petani garam. Lalu mereka membuka perusahaan dan mengambil alih seluruh produksinya pada tahun 1936. Perusahaan garam yang dikuasai Belanda itu kemudian dinasionalisasi menjadi Perusahaan Negara pada tahun 1960.

Rachmat menuturkan, penggunaan gas bumi oleh Garsindo lantaran sumber energi bersih ini mampu memberikan kualitas bahan baku yang lebih baik. Selain itu, potensi penghematan yang dihasilkan dari penggunaan Gaslink minimal 10 persen.

"Efisiensi dan ramah lingkungan menjadikan Gaslink jadi pilihan Garsindo sebagai bahan bakar utama proses produksi untuk pabrik kedua mereka di Sumenep. Hal ini menjadi bukti bahwa manfaat gas bumi mampu menciptakan daya saing dan manfaat berlebih kepada sektor usaha," tuturnya.

Sebelumnya, pabrik pertama Garsindo yang berada di Gresik juga telah terlebih dulu merasakan energi baik dari Gaslink. Direktur Utama Gagas, Sabaruddin mengungkapkan, untuk mendukung program go green dan langit biru, dalam waktu dekat Gagas akan terus memperluas penyaluran Gaslink di beberapa kabupaten di wilayah Madura.

Hadirnya Gaslink, yang dapat memberikan efisiensi bagi pelaku industri, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor industri kecil dan menengah di pulau Madura. "Kami akan terus melakukan inisiatif agar produk Gaslink dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha di Madura. Upaya ini sejalan dengan program Pemprov Jatim yang ingin mengembangkan industri di Madura, dimana salah satunya adalah pengembangan industri garam," jelas Sabaruddin.

Rachmat Hutama mengatakan, sebagai subholding gas, PGN akan terus mendorong penggunaan gas bumi melalui pembangunan dan pengembangan berbagai infrastruktur gas. Apalagi sebagai energi bersih yang aman, ramah lingkungan dan efisien, gas bumi terbukti mampu mendorong daya saing sektor industri nasional.

Di berbagai daerah banyak sektor UMKM seperti warung bakso, warung nasi jamblang, pengusaha bakpia hingga industri genteng yang telah beralih pakai gas bumi. "Gas Bumi merupakan salah satu energi yang dapat memberikan efisiensi, bersih dan aman dibandingkan bahan bakar fosil lainnya. PGN akan terus mengembangkan berbagai infrastruktur agar manfaat gas bumi makin banyak dinikmati oleh masyarakat dan sektor usaha di berbagai daerah," kata Rachmat.(*)

Laporan: Hasanal Bulkiah

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kejari Pekanbaru Segera Gelar Perkara Kasus SPPD Fiktif, Ini yang Masih Ditunggu

Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…

2 jam ago

101 Koperasi Merah Putih di Meranti Sudah Dibentuk, Tapi Belum Satu Pun Beroperasi

Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…

2 jam ago

Menang Dua Gim, Jonatan Christie Ungkap Tantangan di Laga Perdana Kejuaraan Dunia

Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…

2 jam ago

Tak Sekadar Sponsorship, Ini Dukungan RAPP untuk Pacu Jalur Nasional 2026

RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…

3 jam ago

Jalan Teratai Pekanbaru Dibedah, Drainase Tersumbat Ikut Diperbaiki hingga Akhir Tahun

Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…

3 jam ago

Unri Kenalkan Smart Posyandu di Kampar, Pencatatan Kesehatan Ibu dan Balita Kini Lebih Digital

Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…

3 jam ago