Categories: Riau

HMI Minta Kasus Korupsi di Siak Diusut Tuntas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau-Kepri menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Riau, di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (6/8).

Aksi mereka menyikapi maraknya informasi mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Siak dan beberapa laporan dari masyarakat yang sampai saat ini belum memiliki titik terang.

"Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Riau mengusut tuntas dugaan korupsi di Kabupaten Siak yang sudah sangat meresahkan rakyat," kata Kordinator Umum, Robi Priatama, Kamis (6/8).

Mereka juga meminta Kejaksaan Tinggi Riau agar dapat menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa tebang pilih.

"Kami menyatakan sikap mendukung dan siap membantu Kejaksaan Tinggi Riau secara moril untuk mengusut semua dugaan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak," ungkapnya.

Dalam aksi itu, mereka ingin Kejaksaan Tinggi Riau untuk tidak mengecewakan kepercayaan rakyat dalam penanganan kasus korupsi di Provinsi Riau.

"Ini bukan aksi terakhir kalinya, namun akan berkelanjutan. HMI bakal terus mengawasi kinerja Kejati Riau menangani kasus korupsi," tuturnya.

Pantauan di lapangan, puluhan anggota HMI tersebut turun dengan atribut yang bercorak hijau, mereka juga membentangkan spanduk aspirasi.

Di lokasi tersebut, Koordinator Lapangan Ali Tondi Halaman Hasibuan juga menyampaikan hal serupa. Pihaknya mengaku akan terus mengawal dan terus bersama-sama menyuarakan kebenaran terkait kasus korupsi di Riau.

Kedatangan rombongan mahasiswa di pintu pagar Kejati tersebut disambut Kasi Penerangan Hukum dan Humas, Muspidauan.

Dirinya menjelaskan, saat ini Kejati sedang melakukan penyelidikan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Siak. Kasus tersebut terjadi dalam kurun waktu tahun 2015, 2016 dan 2017.

"Kami merasa tersanjung, HMI turun memberikan aspirasi. Untuk perkara di Siak saat ini sedang ditangani, kami sudah melakukan pemeriksaan," jelasnya.

Aspirasi yang disampaikan ini, menurut Muspidauan bakal didengar oleh pimpinan Kejati Riau. "Kami mohon dukungan dan doanya, mudah-mudahann penanganan masalah ini akan kita ketahui bersama hasilnya sampai ujungnya. Sehingga nampak titik terangnya," ungkapnya.

Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

2 hari ago