Categories: Riau

Jaksa akan Periksa Saksi Kasus Korupsi Pemberian Kredit

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pengusutan kasus dugaan korupsi pemberian kredit di bank daerah di Pangkalankerinci, memasuki babak baru. Pasalnya, Korps Adhyaksa Riau telah meningkatkan status perkara senilai Rp1,2 miliar ke tahap penyidikan. 

Dimulainya penyidikan kasus rasuah yang terjadi 2017 silam itu, ditandai dengan terbitnya surat perintah penyidikan (sprindik) yang ditandatangani oleh Kepala Kejati Riau, Uung Abdul Syakur pada pekan lalu. 

“Iya sudah naik ke tahap penyidikan,” ujar Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidauan kepada Riau Pos, Senin (5/8).

Hal itu, kata Muspiduan, setelah tim Pidana Khusus (Pidsus) merampungkan proses penyelidikan dan melakukan gelar perkara. Hasilnya, ditemukan adanya peristiwa pidana pada kasus tersebut. 

“Penyelidik menemukan peristiwa pidananya. Saat ini, penyidik tengah mendalami perkara tersebut,” kata mantan Kasi Datun Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. 

Dengan peningkatan status itu, penyidik selanjutnya akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Itu diperlukan untuk mencari alat bukti guna menetapkan pihak tertentu sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini. 

“Telah dijadwalkan. Dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” pungkas Muspidauan.

Diketahui, penanganan perkara ini dilakukan terhadap dugaan penyimpangan pemberian kredit oleh Cabang Pangkalankerinci kepada PT Dona Warisman Bersaudara pada 2017 lalu. Disinyalir, ada kesalahan prosedur dalam pemberian kredit yang diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar. Belakangan diketahui kredit itu macet.

Dalam penyelidikan, sejumlah sejumlah pihak untuk diklarifikasi. Di antaranya, Ade Roshan yang merupakan pegawai dari Satuan Kerja Audit Intern (SKAI). Lalu, sejumlah pejabat Cabang Pangkalankerinci, seperti Faizal Syamri selaku Pimpinan Cabang (Pimcab), Ahmadi Syamsul selaku Pimpinan Seksi (Pimsi) Operasional dan Pelayanan Nasabah, dan Sasnobon Pimsi Pemasaran.

Selanjutnya, Riski Sanjaya dari PT Askrindo Cabang Pangkalankerinci, dan Notaris Reni Mayoni. Kemudian, Yurico Pratama dan Yanuar, masing-masing selaku Analis Kredit, dan Muhammad Abdillah selaku Admin Kredit. Kemudian itu, juga terdapat nama Ujang Azwar dan Yuliana. Mereka masing-masing menjabat selaku Direktur dan Komisaris PT Dona Warisman Bersaudara.(rir)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

4 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

4 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

1 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

1 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

1 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

1 hari ago