Categories: Riau

Bupati Serahkan Bantuan Korban Longsor

(RIAUPOS.CO) — Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meninjau sekaligus menyambangi korban bencana tanah longsor di Gang Perigi, Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Ahad (4/8). Didampingi Ketua PMI Inhil Hj Zulaikhah, beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta Camat Tanah Merah Yuliargo, Bupati turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan korban.

Kepada korban, Wardan turut menyampaikan rasa duka yang mendalam. Serta berharap masyarakat bisa tabah dalam menghadapi musibah yang terjadi saat itu. Mengingat bencana dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Semua yang terjadi berdasarkan kehendak yang maha kuasa. Ini adalah cobaan. Semoga kita bisa mengambil hikmah di balik musibah ini,” kata Bupati.

Dalam rangka mengantisipasi timbulnya korban bencana tanah longsor kedepannya, Bupati meminta Camat untuk menyusun tata ruang pembangunan permukiman warga agar sedikit berada jauh dari pinggir sungai.

“Tentunya, kita tidak ingin hal ini terus terjadi. Harus dibuat penataan soal pembangunan kedepannya,” pesan Bupati.

Disisi lain, Camat Tanah Merah Yuliargo mengatakan arahan Bupati telah disosialisasikan oleh pihak kecamatan kepada masyarakat sejak beberapa tahun yang lalu. Bahkan, pihak kecamatan juga sudah menyiapkan lahan gratis bagi masyarakat yang akan membangun perumahan.

Diketahui sebelumnya, 10 rumah semi permanen di Jalan Sadar, Gang Seni, Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, diterjang longsor, Jumat (2/8) lalu.

Beruntung dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Karena sebelum bangunan ambruk, penghuni rumah sudah terlebih dahulu berhasil menyelamatkan diri.

Menurut keterangan salah seorang saksi bernama Iskandar, saat kejadian dia mendengar suara teriakan masyarakat yang mengatakan telah terjadi tanah longsor di bantaran Sungai Perigi.

“Saya langsung berlari keluar. Saya melihat ada sejumlah rumah warga sudah terjatuh ke Sungai,” katanya.

Kapolsek Tanah Merah IPTU Liber Nainggolan saat dikonfirmasi membenarkan adanya musibah longsor tersebut. Akibat kejadian itu 9 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

“Dari 10 rumah yang terkena longsor, 6 rusak berat dan 4 rusak ringan,”ungkap Kapolsek.

Pasca kejadian, lanjut dia, Polisi bersama warga lain ikut membantu mengevakuasi barang-barang milik korban. Beruntung sebagain besar barang-barang yang dimaksud dapat diselamatkan.(adv)
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kronologi Lengkap Pembunuhan Nenek di Siak, Pelaku Sudah Merencanakan

Seorang pemuda di Siak tega bunuh nenek kandung usai salat Magrib. Pelaku ditangkap di hotel…

13 jam ago

Stok Darah RSUD Rohul Jadi Perhatian, PMI Teken MoU dengan OPD

PMI Rohul dan OPD teken MoU untuk jaga stok darah RSUD. Targetkan 3.000 kantong per…

14 jam ago

Pemkab Rohul 120 Formasi CPNS Diusulkan, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

Pemkab Rohul usulkan 120 formasi CPNS 2026 ke Kemenpan RB. Tenaga kesehatan jadi prioritas untuk…

14 jam ago

30 Ton Ikan Mati Mendadak di Sungai Tapung, DPRD Kampar Desak Pengusutan Tuntas

Kematian 30 ton ikan di Sungai Tapung disorot DPRD Kampar. Dugaan pencemaran diselidiki, hasil uji…

15 jam ago

Mesin Lelah Usai Mudik? Suzuki Tawarkan Service Hemat hingga 50 Persen

Suzuki hadirkan promo service “Back to Work” pascamudik dengan harga mulai Rp400 ribuan, berlaku hingga…

15 jam ago

Satu Warga Meninggal, Kasus DBD di Bangko Capai 38 Orang

Kasus DBD di Bangko capai 38 orang, satu warga meninggal dunia. Petugas minta masyarakat tingkatkan…

16 jam ago