Categories: Riau

Antisipasi Dini Karhutla Harus Bersinergi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau meminta perusahaan-perusahaan yang ada di Riau terutama yang bergerak di sektor perkebunan dan kehutanan untuk ikut mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Apalagi, saat ini Pemerintah Provinsi Riau sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla sejak 15 Februari-31 Oktober.

Kepala DLHK Riau Mamun Murod mengatakan, untuk pencegahan dan penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh pihak pemerintah sendiri. Namun juga harus mendapatkan dukungan dan bantuan dari pihak lain, seperti pihak swasta.

“Untuk itu, kami sengaja mengumpulkan perwakilan pihak perusahaan baik yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan. Tujuannya untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama untuk pencegahan dan penanganan karhutla,” kata Murod, Kamis (4/3).

Dengan kerja sama yang dilakukan tersebut, diharapkan semua pihak dapat bersama-sama menjaga wilayahnya secara baik sehingga diharapkan tidak terjadi Karhutla. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan apresiasi bagi pihak perusahaan yang sudah berkomitmen untuk melakukan pencegahan dan pengendalian Karhutla.

“Kami lihat sudah ada perusahaan yang komit untuk pencegahan karhutla, baik dengan melibatkan masyarakat sekitar maupun dengan membentuk tim khusus. Seperti yang dilakukan PT RAPP dan beberapa perusahaan kehutanan dan perkebunan lainnya,” sebutnya.

Pada acara tersebut, pihak DLHK Riau juga menyerahkan bantuan kepada empat Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) berupa alat-alat pemadam api. Bantuan alat-alat tersebut untuk mengantispasi agar jika terjadi karhutla bisa segera diantisipasi.

“Untuk tahap awal ini, ada empat KPH yang diberikan alat pemadam kebakaran. Alat ini diharapkan bisa mengantisipasi jika terjadi karhutla agar tidak membesar,” katanya.

Dijelaskan Mamun, empat KPH yang diberikan bantuan tersebut yakni KPH Kabupaten Kepulauan Meranti, KPH Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Hilir. KPH Kabupaten Bengkalis dan KPH Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir.

Sementara itu, Koordinator Pemadam Kebakaran PT RAPP Widi Santoso yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, yang sudah pihaknya lakukan saat ini yakni melakukan analisa potensi mana saja yang rawan terjadi karhutla di sekitar lokasi konsesi mereka. Kemudian juga memberdayakan masyarakat setempat.(sol)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Hujan Deras di Batam, Material dari Bukit Gundul Hantam Jalan Baloi

Hujan deras di Baloi Batam picu banjir lumpur dan kayu gelondongan dari bukit gundul, jalan…

26 menit ago

Sampah Plastik Kepung Pantai Padang, Minta Penanganan Serius

Tumpukan sampah plastik kepung Pantai Padang di sekitar Masjid Al-Hakim, wisatawan soroti kebersihan kawasan wisata…

1 jam ago

Parkir Sembarangan di Flyover Kelok 9, Pengendara Disanksi Push Up

Satlantas Polres Limapuluh Kota beri sanksi push up bagi pengendara yang parkir sembarangan di Flyover…

3 jam ago

Beli RoaMax Umrah Telkomsel, Bonus Voucher Kuliner Nusantara di Makkah

Telkomsel hadirkan RoaMax Umrah kuota 70 GB hingga 17 hari plus voucher kuliner Nusantara di…

3 jam ago

The Premiere Hotel Hadirkan “Resapi Ramadan”, All You Can Eat Rp198 Ribu

The Premiere Hotel Pekanbaru hadirkan program Resapi Ramadan dengan konsep All You Can Eat dan…

4 jam ago

Ramadan di Rumbai Makin Semarak, 99 Asma’ul Husna dan 25 Nama Nabi Terangi Jalan Sembilang

Ratusan lentera Asma’ul Husna dan nama nabi terangi Jalan Sembilang Rumbai, jadi tradisi Ramadan yang…

6 jam ago