Ruangan pelaksanaan penabalan gelar adat kepada Gubernur Riau Abdul Wahid, Jumat (4/7/2025). (Humas LAMR untuk Riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Prosesi penabalan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah kepada Gubernur Riau, Abdul Wahid, tinggal selangkah lagi. Hingga Jumat sore (4/7/2025), persiapan acara yang akan digelar di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) pada Sabtu pagi, telah mencapai 90 persen.
Sekretaris Panitia Penabalan, Datuk Firman Edy, menyampaikan bahwa seluruh kepala daerah se-Provinsi Riau telah diundang, bersama lebih dari 800 tamu undangan lainnya.
Untuk mengantisipasi ramainya tamu, tenda besar telah disiapkan di sisi kiri dan kanan Balai Adat. “Kita ingin semua tamu merasa nyaman dan bisa mengikuti rangkaian acara,” ujar Firman.
Acara inti akan berlangsung di lantai dua Balai Rung Tenas Effendi, dilengkapi dengan delapan unit AC portabel serta dua WC portable yang disediakan oleh Pemprov Riau.
Panitia juga menyiapkan layar televisi di luar ruangan, sehingga undangan yang tidak bisa masuk tetap dapat menyaksikan prosesi secara langsung.
“Gladi kotor akan dilaksanakan sore ini, dilanjutkan dengan gladi resik pada malam harinya,” tambah Firman.
Prosesi penabalan dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB dan akan menjadi momen sakral sebagai bentuk penghormatan adat Melayu kepada pemimpin daerah. Gubernur Riau akan resmi menyandang gelar kehormatan adat sebagai simbol amanah dan penghargaan dari masyarakat adat Melayu Riau. (sol)
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…