Categories: Riau

Enam Helikopter Water Bombing Disiagakan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mendapatkan bantuan berupa satu unit helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Pelaksana BPBD Riau Edward Sanger mengatakan, bantuan satu unit helikopter jenis Sikorsky akan digunakan untuk melakukan water boombing jika terjadi Karhutla di Riau. Helikopter tersebut sudah tiba di Pekanbaru pada Selasa (2/6).

“Satu unit helikopter jenis Sikorsky bantuan BNPB sudah datang ke Riau Selasa sore kemarin. Dengan adanya bantuan satu helikopter tersebut, total helikopter untuk water boombing di Riau saat ini ada enam unit yang digunakan untuk upaya pencegahan karhutla,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, meskipun saat ini karhutla di Riau masih terkendali. Namun pihaknya tetap menyiagakan helikopter agar jika sewaktu-waktu terjadi karhutla, bisa langsung ditangani sehingga tidak membesar.

“Alhamdulillah, saat ini Provinsi Riau masih kondusif dari karhutla, meskipun demikian kita tetap menjaga agar tidak terjadi karhutla di Riau. Jangan sampai kita kecolongan, apinya sudah ada helikopter belum ada,” sebutnya.

Selain enam helikopter tersebut, lanjut Edward, pada hari Sabtu besok Provinsi Riau juga akan kembali mendapatkan bantuan berupa satu unit helikopter. Dengan demikian, nantinya akan ada tujuh helikopter yang standby di Riau untuk upaya pencegahan karhutla.

“Bapak Kepala BNPB Doni Monardo tidak ingin terjadi karhutla di Riau yang hingga menyebabkan kabut asap, untuk itu upaya pencegahan terus dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), saat ini pesawat yang digunakan sudah bergeser ke Provinsi Sumatera Selatan. Pasalnya, di provinsi tersebut saat ini juga sudah mulai ditemukan titik hotspot.

“Pesawat TMC sudah bergeser ke Sumatera Selatan, karena di Riau TMC sudah dianggap berhasil,” jelasnya.

Untuk informasi luas lahan terbakar di Riau mulai 1 Januari hingga saat ini, total berjumlah ± 1.156,01 Ha. Terdiri dari Kabupaten Rohil 51,75 Ha, Dumai : 110,85 Ha, Bengkalis  337,6 Ha, Meranti  41,2 Ha, Siak  165,39 Ha, Pekanbaru  15 Ha, Kampar  19,87 Ha, Pelalawan  85,1 Ha,  Inhu  45,25 Ha dan Inhil  284 Ha.(sol)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

5 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

5 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

5 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

5 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

6 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

7 jam ago