zona-merah-asn-pemprov-terapkan-wfh
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk mengantisipasi terus bertambahnya pasien positif Covid-19 terutama dari klaster perkantoran di Riau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga saat ini masih menerapkan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan, kebijakan untuk pelaksanaan WFH tersebut masih sama seperti yang diberlakukan sebelumnya. Apalagi saat ini Kota Pekanbaru masuk zona merah penyebaran Covid-19.
"Hingga saat ini para ASN di lingkungan Pemprov Riau masih melakukan WFH. Jadi hanya 25 persen pegawai yang masuk kantor secara bergantian," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya kebijakan tersebut, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diminta untuk mengawasi penerapan kebijakan itu.
"Kami berharap kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau untuk mempedomani ketentuan tersebut. Apalagi saat ini terjadi peningkatan status Kota Pekanbaru menjadi risiko tinggi pasien positif Covid-19," sebutnya.
Terkait hingga kapan kebijakan WFH tersebut akan berlangsung, Ikhwan menyebut belum dapat memastikan hal tersebut. Pasalnya, pandemi Covid-19 di Riau terutama di Pekanbaru masih terjadi penambahan pasien positif setiap harinya. Namun jika nantinya kondisi penyebaran Covid-19 terus membaik, maka kebijakan tersebut bisa dicabut.
"Ketika Pekanbaru sudah dinyatakan zona hijau penyebaran Covid-19, kebijakan tersebut dicabut. Untuk itu, kami mohon dukungan semua pihak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus," ajaknya.
Protokol kesehatan yang dimaksud yakni dengan menggunakan masker, rajin cuci tangan serta menjaga jarak. Jika protokol tersebut diterapkan, maka bisa mencegah penyebaran Covid-19.
"Dengan memakai masker saja, sudah bisa mencegah hingga 70 persen penularan Covid-19," ujarnya.(sol)
Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…
Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…
Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…
Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…
Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…
Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…