kelelahan-gubri-syamsuar-dikabarkan-sakit
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Sejak Senin (3/2) kemarin, hingga hari ini Selasa (4/2), Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar tak tampak beraktivitas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Orang nomor satu di Riau tersebut dikabarkan sedang sakit diduga karena kelelahan.
Bahkan, kegiatan pertemuan Gubernur se-Indonesia dengan Kepala BNPB dan Presiden di Bogor, Selasa ini yang harusnya dihadiri Gubernur Riau, Syamsuar juga tidak hadir. Dari Pemprov Riau diwakili oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.
Pelaksana Tugas (Plt) Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Riau Wira Haryoko, didampingi Kasubag Dokumentasi Suta Pranawijaya mengatakan, sejak pulang melaksanakan umrah, Gubri Syamsuar memang langsung beraktivitas seperti biasa.
"Pak Gubernur sakit kemungkinan karena kelelahan, sekarang beliau sedang istirahat di kediamannya," kata Suta.
Lebih lanjut dikatakannya, setelah tiba di tanah air pada 29 Januari lalu, Gubri Syamsuar langsung beraktivitas seperti biasa, yakni begitu tiba di bandara langsung meninjau alat pemindai suhu thermal scanner di pintu bandara untuk mendeteksi penumpang dari luar negeri dari bahaya virus corona.
"Setelah itu, keesokan harinya langsung meresmikan posko relawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di purna-MTQ. Kemudian juga melakukan pertemuan dengan investor Korea Selatan. Memang setelah pulang umrah jadwal beliau cukup padat," sebutnya.
Laporan: Soleh Saputra
Editor: E Sulaiman
Bupati Rohul ajak masyarakat hadiri potang bolimau di Waterfront City Pasirpengaraian sambut Ramadan 1447 H.
IAGI, IATMI dan SLB Indonesia gelar Kick-Off Petrel Hackathon 2026 di UIR untuk dorong talenta…
Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.
Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…
RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…
Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…