Categories: Riau

Sakit Kepala, Tahanan Narkoba Titipan Polisi Tewas di Rutan Selatpanjang

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Seorang tahanan Satnarkoba Polres kepulauan Meranti yang dititipkan di Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Selatpanjang, tewas, Sabtu (4/10) pagi, akibat mengalami sakit kepala.

Kepada Riau Pos, Sabtu (4/1) siang, Kepala Cabang Rutan, Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Rio Khaidir, membenarkan tewasnya tahanan titipan yang berada di rutannya.

Menurut Rio, tanahan itu adalah Nizam alias Icam Papa (39), warga Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang baru saja dititipkan oleh Polres Meranti sebagai tersangka tidak pidana Narkoba.

Diceritakannya kondisi sakit kepala oleh almarhum terjadi sejak dititipkan kepada pihaknya. "Dititipkan kepada kami pada 23 Desember 2019 lalu. Memang sejak itu dia sering mengeluh sakit kepala," ungkapnya.

Namun karena yang bersangkutan adalah tahanan titipan, sehingga pihak Cab Rutan tidak bisa mengambil keputusan penuh, tanpa melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

Setelah melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian, pada tanggal, 25, 26, 27 Desember 2019 pihak kepolisian sempat mendatangkan dokter untuk menangani keluhan almarhum. Ketika itu dokter memutuskan pasien untuk menjalani proses CT-Scan pada, Kamis, (31/12) di RSUD Meranti.

Terbentur dengan padatnya jadwal dokter spesialis RSUD, diceritakan Rio, tahapan CT-Scan ditunda hingga Sabtu (4/1/20) ini. Belum sempat mendatangi RSUD, dibeberkan Rio, yang bersangkutan sakitnya kumat parah. 

"Pagi tadi mau ke RSUD, sebelum pergi sakitnya kumat. Trus kita antar ke RSUD. Namun meninggalnya apakah di perjalanan, atau setelah tiba di RSUD? Saya juga belum dapat informasi," ujarnya.

Ketika di konfirmasi Kapolsek Rangsang Jony Rekmamora juga membenarkan hal yang sama. "Iya meninggal dunia, saat ini saya sedang mengikuti proses pemakaman di rumah duka," ujarnya sekira Pukul 14.15 WIB.

Ia juga tidak menyangkal saat penangkapan pada 19 Desember 2019 lalu dilakukan oleh jajarannya di lapangan dan penetapan almarhum sebagai tersangka.

Namun ia membantah, almarhum hanya di tahan di Polsek hanya berkisar satu hari, dan limpahkan ke Polres untuk dilanjutkan kepada proses penahanan.

Hingga saat ini Riau Pos, sudah berupaya mengkonfirmasi kepada pihak keluarga yang ditinggalkan. Namun belum mendapatkan keterangan resmi.

Dari informasi yang diterima, kabarnya pihak keluarga tidak terima dan telah melakukan proses otopsi untuk melanjutkan proses ini kepada penegak hukum. Langkah tersebut untuk mengetahui penyebab tewasnya Nizam.(wir)
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

19 jam ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

19 jam ago

10 Titik Penukaran Sampah Disiapkan di Pekanbaru, Warga Bisa Ubah Sampah Jadi Uang

Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…

19 jam ago

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

4 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

4 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

4 hari ago