Categories: Riau

ASN Berbondong-Bondong Ajukan Permohonan Pindah Keluar Meranti

MERANTI (RIAUPOS.CO) – Jelang berlangsungnya Pilkada, Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Meranti, berduyun-duyun mengajukan pindah tugas ke luar daerah. Setidaknya, hingga Rabu (2/9/20/2020) kemarin, terdapat 23 permohonan telah dijawab oleh Pemda Meranti dengan dikeluarkannya rekomendasi pindah tugas kepada mereka. 

Karena dalam tahapan usulan pindah tugas, yang bersangkutan harus melalui mekanisme yang telah ditentukan. Mulai dari mendapatkan rekomendasi di tempat asal pindah, mendapatkan persetujuan dari pimpinan, hingga harus melampirkan surat pernyataan.

Demikian diungkapkan Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riki Zulkarnain kepada Riau Pos, Kamis (3/9/20) siang. 

Cerita Riki, 23 usulan tersebut terdiri dari seorang eselon II dan selebihnya mendominasi staf pelaksana. Bahkan sebelumnya terdapat sembilan orang di luar jumlah ini resmi pindah dan memilih bertugas di Pemerintah Provinsi Riau. 

"23 orang masih proses. SK-nya juga belum terbit. Untuk rekomendasi usulan pindah tugas itu telah keluar. Diluar itu sebelumnya ada 9 orang yang sudah terbit SK-nya," ujarnya. 

Menurut Riki, alasan usulan pindah tugas seluruhnya normatif. Misal, ingin dekat dengan keluarga hingga masalah ekonomi. 

Ketika ditanya apakah usulan pindah tugas tersebut dikarenakan oleh masa jabatan Bupati Irwan Nasir yang akan habis atau tersebab Pilkada, Riki mengaku tidak mau berspekulasi jauh.

"Sebab Pilkada atau akan habisnya masa jabatan pak bupati, ya kita tidak tau. Pasalnya alasan yang mereka beberkan normatif saja. Dan saya tidak mau menduga-duga," ungkapnya. 

Salah seorang dari mereka yang mengajukan pindah tugas itu adalah Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Aza Fahroni. 

Aza tak membantah. Ia beralasan hanya ingin dekat dengan keluarga.

“Iya ngajukan pindah tugas ke Pemprov Riau. Intinya hanya ingin dekat dengan keluarga saja. Lagipula di Meranti sudah lama, sejak dari 2009," ujarnya.

Sebelum Aza terdapat dua orang eslon II lingkungan Pemda Meranti yang mengejar karir sebagai kepala dinas di lingkungan Pemprov Riau. Mereka adalah mantan Kadis PUPR, Herman ST dan Kepal Bappeda Kabupaten Kepulauan Meranti Murod. 

Mereka lolos Lelang Jabatan Tertinggi Pratama Pemprov Riau, pertengahan 2020 lalu. Herman ST saat ini definitif sebagai Kepala Bapenda, dan Murod sebagai Kepal LHK Provinsi Riau.

Dampaknya beberapa jabatan kepala dinas di lingkungan Pemda Meranti hingga saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Eka G Putra

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

17 menit ago

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

20 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

22 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

23 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

2 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

2 hari ago