Categories: Riau

Waspada Asap Kiriman dari Provinsi Tetangga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau Drs H Syamsuar meminta tim Satgas Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau tetap waspada terhadap potensi karhutla yang bisa menyebabkan kabut asap. Meskipun saat ini titik panas di Riau mulai berkurang akibat pemadaman dan juga hujan yang turun dua hari terakhir.

"Karhutla saat ini memang sudah terjadi dibeberapa daerah di Riau. Namun tim Satgas terus melakukan pemadaman baik melalui darat dan udara, dan saat ini Karhutla masih bisa diatasi. Namun demikian tim harus tetap waspada," kata Gubernur Syamsuar.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini kondisi Riau masih aman dari asap. Namun perlu diwaspadai asap kiriman dari provinsi tetangga, dimana saat ini sudah terjadi karhutla yang terpantau dari satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru di provinsi tetangga Riau. "Saat ini di Riau belum ada asap, kami sudah menyampaikan kepada rekan-rekan terutama BMKG untuk mengetahui arah angin kemana. Saya lihat beberapa hari ini daerah tetangga kita titik apinya cukup tinggi," ujarnya.

Karena itu, selain memadamkan api melalui tim Satgas darat dan udara dengan water boombing, pihaknya saat juga telah mengajukan permintaan bantuan peralatan untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), untuk membentuk awan hujan, mulai dari pesawat hingga kebutuhan garam untuk TMC. 

"Saat ini kita juga minta bantuan TMC lagi untuk membentuk awan hujan. Namun sekarang peralatan TMC nya berkurang, dan saya sudah meminta bantuan pusat ditambah lagi, agar nanti daerah-daerah yang tidak kena hujan, kita harapkan kena hujan," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal mengatakan, terkait kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang dilakukan pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Riau saat ini sudah berakhir. Karena itu, pihak BPBD Riau saat ini mengajukan perpanjangan pelaksanaan TMC.

"Tahap pertama TMC di Riau Maret, kemudian tahap kedua Juli juga sudah selesai. Kami saat ini sedang mengajukan untuk perpanjangan lagi kegiatan TMC di Riau," katanya. Pengajuan perpanjangan TMC tersebut dilakukan, karena saat ini di Riau sudah terpantau beberapa titik hot spot dan juga curah hujan yang sudah berkurang. "Kami berharap kegiatan TMC bisa dilakukan hingga September mendatang, karena saat ini curah hujan di Riau sudah berkurang," ujarnya.(sol)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

1 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

1 hari ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

1 hari ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

1 hari ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

1 hari ago

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

2 hari ago