Pengendara melintas di jalan Soekarno-Hatta yang berkabut (fog) bercampur asap tipis, Selasa (1/10/2019) pagi. (MUHAMMAD AKHWAN/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jarak pandang di Pekanbaru pada Selasa (1/10) pukul 07.00 WIB terpantau hanya 100 meter saja. Menurut penjelasan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, penurunan visibilitas itu disebabkan adanya kabut pekat (fog, red).
"Jadi awalnya kabut pekat (fog, red) ini disebabkan kelembapan udaranya tinggi. Apalagi kemarin (30/9) juga seharian tidak ada panas," ungkap prakirawan Ahmad Agus Widodo kepada Riau Pos.
Untuk saat ini, kata dia, jarak pandang sudah mengalami kenaikan menjadi 500 meter. Di mana, kelembapan udara berada di kisaran 98 persen.
"Udara basah mengembun dan terkondensasi. Makanya muncul kabut," jelasnya.
Meski begitu, ia tidak menampik kabut yang muncul pagi ini juga terdapat partikel asap kendati tidak dominan.(*1)
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.
Editor Rinaldi
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…