Categories: Riau

Riau Alami Inflasi 0,76 Persen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) —  Inflasi Riau tahun kalender Maret 2020-Desember 2019 tercatat sebesar 0,76 persen. Sedangkan, inflasi year on year (YoY) Maret 2020 terhadap Maret 2019 tercatat sebesar 2,01 persen. Pada Maret 2020, Riau mengalami deflasi sebesar -0,01 persen dengan IHK sebesar 103,45 persen.

Dari tiga kota indeks harga konsumen (IHK), Kota Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 0,01 persen, sedangkan dua kota lainnya, yaitu Dumai dan Tembilahan mengalami deflasi sebesar -0,05  persen dan -0,04 persen.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Misparuddin, komoditas yang memberikan andil dalam kenaikan harga antara lain, emas perhiasan, gula pasir, ikan serai, ongkos jahit, telur ayam ras, ikan tongkol, dan lain-lain.

Misparuddin memaparkan, terdapat tujuh kelompok yang mengalami inflasi, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,09 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,56 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,45 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,31 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran dan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga masing-masing sebesar 0,04 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen. "Satu kelompok lainnya  yaitu kelompok pendidikan relatif stabil dibanding bulan sebelumnya," kata Misparuddin, Rabu (1/4).

Inflasi merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus berkaitan dengan mekanisme pasar yang disebabkan oleh berbagai faktor, antar lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.

Terkait deflasi, Misparuddin memaparkan deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya tiga indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar -0,30 persen, diikuti kelompok transportasi sebesar -0,27 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,02 persen.(a)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

19 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

19 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

20 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

20 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

20 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

20 jam ago