PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Seperti tahun sebelumnya, tahun ini Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kembali menyumbangkan sapi kurban untuk disembelih di Masjid Raya Annur. Tahun ini, sapi kurban presiden berbobot 897 Kg dan sudah disembelih, Sabtu (1/8/2020).
Dalam penyembelihan hewan kurban tersebut, turut hadir Gubernur Riau Syamsuar serta Forkopimda Riau lainnya. Bobot sapi kurban presiden tahun ini lebih berat dibandingkan dengan tahun lalu, di mana tahun lalu, berat sapi kurban mencapai 720 kilogram.
Selain bobotnya yang jauh lebih berat, jenis sapi kurban presiden Jokowi tahun ini juga berbeda dengan tahun lalu yakni sapi jenis Limosin. Tahun ini adalah sapi jenis persilangan antara sapi Brahman dan Angus seharga Rp68 juta.
"Alhamdulillah pada hari ini kami telah menyerahkan sekaligus melaksanakan penyembelihan hewan kurban Presiden RI di masjid Raya Annur Pekanbaru. Meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19, kegiatan kurban di Masjid Raya Annur berjalan lancar dan ada peningkatan dari jumlah hewan yang dikurbankan dari tahun sebelumnya," kata Syamsuar.
Untuk tahun ini ada sembilan sapi kurban yang disembelih di Masjid Raya Annur. Yakni sapi kurban dari Gubernur Riau, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031 Wirabima, Brigjen TNI M Syech Ismed, Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan, dan pejabat Forkopimda lainnya. Termasuk sapi kurban Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…