Categories: Riau

Bantuan Pemerintah Disalurkan Bertahap

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Daerah (Pemda) Rokan Hilir (Rohil) menyalurkan bantuan sosial untuk korban musibah kebakaran yang terjadi di Panipahan Darat, Pasir Limau Kapas (Palika). Penyerahan bantuan itu bersamaan juga dengan diserahkannya bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Bantuan diwakilkan penyerahannya baik dari Pemprov maupun dari Pemda Rohil melalui Kepala Dinas Sosial Rohil dr HM Junaidi Saleh M Kes, dan sejumlah pihak secara simbolis kepada para korban di posko bantuan bencana kebakaran di Jalan Bakti Panipahan, Dusun II Pajak Baru, kemarin.
“Adapun bantuan yang diberikan Pemprov Riau dan pemkab kepada masyarakat yang tertimpa musibah korban kebakaran di wilayah itu berupa mi instan sebanyak 150 kotak, minyak goreng kemasan sebanyak 150 bungkus, dan telur ayam 150 papan,” kata Junaidi.
  Tak hanya itu ada juga tenda gulung biru dan seragam sekolah serta kain panjang, peralatan dapur, paket perlengkapan anak-anak, dan paket makanan siap saji, serta beras.
“Nantinya ada menyusul bantuan dari Pemprov lagi, beberapa item. Cuma pada saat ini ada keterbatasan transportasi laut, sehingga bantuan ini nantinya akan diserahkan secara bertahap kepada masyarakat,” kata Junaidi.
Ia menerangkan, seluruh bantuan tersebut tadinya akan diangkut menggunakan speedboat melalui jalur laut. Namun pihaknya mengalami hambatan sehingga  hanya sepertiga bantuan yang dapat dibawa. Itulah sebabnya bantuan akan diserahkan bertahap.
“Kami mohon bantuan camat untuk mengawasi bantuan kami di pelabuhan nanti sehingga bantuan ini nantinya benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Junaidi mengharapkan bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah kebakaran. Ia menambahkan kepada camat dan Penghulu Panipahan Darat diharapkan bisa menyampaikan bantuan kepada masyarakat.
Selain itu, terangnya, sangat disarankan agar camat mengusulkan pengadaan mesin pompa pemadam kebakaran mengingat di wilayah ini rawan terjadi musibah kebakaran. Apalagi umumnya rumah penduduk terbuat dari kayu. “Kami melihat daerah ini rawan dan sering terjadi kebakaran. Kalau bisa setiap RT punya alat pemadaman sehingga kejadian kebakaran bisa segera ditangani,” katanya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

22 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

1 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

1 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago