satgas-tanggap-api-apkasindo-bersama-tni-polri-padamkan-karhutla
BAGANSIAPI-API (RIAUPOS.CO) — Tim Satuan tugas (Satgas) Tanggap Api Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), bersama personel dari Polres dan Kodim 0321 Rokan Hilir, melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Desa Mamugo, Kecamatan Tanah Putih, Rohil.
Upaya pemadaman kebakaran yang muncul di daerah tersebut, menurut Ketua tim Satgas Tanggap Api Apkasindo Rohil, Zulkifli, telah dilakukan sejak beberapa hari lalum dan masih berlangsung hingga hari ini, Ahad (1/3).
''Saat ini, kami dari tim Satgas Api Apkasindo dengan 20 orang anggota masih berjibaku memadamkan kebakaran bersama personel dari Polres dan Kodim," ucap Zulkifli.
Dikatakannya, titik api pertama kali termonitor pada pukul 20.00 WIB pada Sabtu (29/2) di aplikasi Kapolres Rokan Hilir AKBP Muhammad Mustofa SIK MSi, dan langsung memberitahunya via whatshap bahwa ada titik api di Desa Mamugo, Kecamatan Tanah Putih, Rohil. "Begitu mendapatkan informasi ini, saya menginstruksikan anggota yang selalu bersiaga di posko untuk menuju lokasi dan melakukan pemadaman api agar tak semakin membesar dan merembet ke lokasi lainnya," ucapnya.
Dikatakannya, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai enam hektare, dan saat ini masih dilakukan pemadaman oleh tim dari Apkasindo, Polres dan Kodim setempat.
Satgas Apkasindo sendiri dibentuk pada 22 Februari lalu dan berposko di Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih. Adanya koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, menurut Zulkifli mempercepat reaksi tim untuk menuju lokasi dan melakukan pemadaman. "Kami bergabung bersama pihak TNI dan Polri. Api di lokasi tersebut sudah dapat dipadamkan dan saat ini kami melakukan pendinginan lahan agar api tak kembali muncul usai dipadamkan,” sebut Zulkifli.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Apkasindo Gulat Medali Emas Manurung, dalam kesempatan terpisah menyebutkan, bahwa petani sawit yang telah tergabung dengan Apkasindo telah berkomitmen tidak akan melakukan pembakaran lahan, bahkan akan mengawal lahan petani agar tidak terbakar dan membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi.
"Apkasindo telah berkomitmen tidak sejengkal pun lahan petani terbakar 2020. Kita tidak mau lagi lengah," ucapnya.
Di tempat terpisah, Ketua DPW Apkasindo Riau Santa Buana SP menjelaskan, pihaknya telah memiliki sejumlah skema untuk mengantisipasi karhutla. Selain fokus menjaga lahan milik masing-masing petani sawit, Santa mengatakan bahwa Apkasindo juga telah menyiapkan dan membentuk posko tanggap api di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
"Tim tanggap Api Apkasindo Rohil ini adalah salah satunya. Di sana telah didirikan posko lengkap dengan personel yang selalu siaga dan peralatan untuk melakukan pemadaman apabila terjadi kebakaran lahan. Kita akan menjalin komunikasi dengan setiap pihak terkait untuk bersama-sama mencegah dan melawan karhutla agar Riau tahun ini bebas asap dapat dicapai," ucapnya.
Laporan: Erizal
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…