Categories: Politik

Banyak ASN Langgar Netralitas Pilkada, Terbanyak karena Materi dan Jabatan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar Desember 2020. Salah satu yang menjadi sorotan yakni netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PANRB) Tjahjo Kumolo mengakui pelanggaran terhadap netralitas masih terjadi. Dia membeberkan hasil survei KASN penyebab terjadinya pelanggaran netralitas

“Penyebab terjadinya pelanggaran netralitas ASN yang paling dominan adalah adanya motif untuk mendapatkan/mempertahankan jabatan/materi/proyek 43,4 persen,” katanya dalam Webminar Netralitas ASN dalam Pilkada Serentak, Selasa (27/10/2020).

Penyebab selanjutnya adalah hubungan kekeluargaan/ kekerabatan dengan calon 15,4 persen. Lalu kurangnya pemahaman aturan/regulasi tentang netralitas ASN 12,1%, adanya intervensi/tekanan dari pimpinan/atasan 7,7 persen, dan kurangnya integritas ASN untuk bersikap netral 5,5 persen.

“Kemudian ketidaknetralan ASN dianggap sebagai hal lumrah 4,9 persen, pemberian sanksi lemah 2,7 persen, alasan lainnya 1,6 persen, dan tidak menjawab 6,6 persen,” katanya.

Tjahjo menyebut gangguan netralitas justru datang dari individu ASN bukan secara kelembagaan. Dia menduga masih banyak ASN yang "gagal paham" terkait masalah netralitas ini. Salah satunya berkaitan dengan susahnya menjaga netralitas karena di posisi manapun akan sulit.

“Banyak ASN yang masih ‘gagal paham’, salah paradigma, dan memiliki pola pikir (mindset dan cultureset-nya, red) yang belum tepat. Mereka selalu berdalih posisi ASN itu dilematis, maju kena mundur kena, netral pun kena. Barangkali sebenarnya tidak demikian karena aturannya sudah jelas,” tuturnya.

Sumber: Antara/News/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Audit BPK Rampung, Pemko Pekanbaru Segera Cairkan Beasiswa Mahasiswa

Pemko Pekanbaru segera menyalurkan beasiswa mahasiswa tahun 2025 usai pemeriksaan LKPD oleh BPK selesai dilakukan.

3 menit ago

Murid SD Islam Nurul Haq Tualang Belajar Dunia Jurnalistik di Riau Pos

Sebanyak 90 murid SD Islam Nurul Haq Tualang belajar jurnalistik dan proses produksi koran saat…

21 menit ago

Pengguna Paylater Harus Bersiap, OJK Akan Perketat Aturan Pinjaman

OJK akan membatasi akun dan pinjaman paylater guna menekan risiko gagal bayar akibat penggunaan yang…

27 menit ago

Menkeu Rayu Investor Asing, Pemerintah Janji Pangkas Hambatan Bisnis

Menkeu Purbaya memastikan pemerintah terus memperbaiki iklim investasi demi menarik lebih banyak investor asing.

31 menit ago

TASPEN Pekanbaru Bekali ASN Riau Literasi Keuangan untuk Persiapan Pensiun

TASPEN Pekanbaru menggelar edukasi literasi keuangan bagi ASN guna meningkatkan kesiapan finansial menuju masa pensiun.

37 menit ago

E-Ticketing Diterapkan, Tarif Penyeberangan Ro-Ro Bengkalis Bakal Naik 17 Persen

Tarif penyeberangan Ro-Ro Bengkalis direncanakan naik 17 persen setelah sistem e-ticketing diterapkan penuh.

40 menit ago