sandi-bilang-jokowi-berupaya-merangkul-semua-elemen
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menanggapi sinyal 2024 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, sinyal itu sebagai upaya untuk merangkul semua elemen bangsa untuk bersatu padu menuntaskan pembangunan empat tahun ke depan.
"Apa yang disampaikan Pak Presiden itu merangkul ya, menurut saya," kata Sandi usai menghadiri Rakerda Partai Gerindra di Jakarta, Minggu (26/1).
Saat menghadiri pelatikan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Rabu (15/1), Presiden Joko Widodo menyebut Sandiaga Uno merupakan salah satu kandidat calon presiden 2024.
"Yang hadir di sini adalah kandidat yang kemungkinan besar akan menggantikan saya. Saya menyakini itu, tapi saya tidak menyebutkan orangnya siapa, hanya tadi saja yang berdiri tadi, kira-kira," kata Presiden Jokowi.
Sandi mengatakan 2024 itu masih lama sekali sehingga narasi yang ingin dibangun Presiden Jokowi saat itu adalah jangan lagi bicara soal politik.
"Tentunya presiden sudah menyatakan juga 2024 itu masih lama sekali dan saya sangat setuju sama presiden, saya ingin narasinya jangan langsung bicara politik karena kita baru selesai kontentasi pilpres 2019," kata Sandi yang mendapat julukan 'Papa Online' dari netizen.
Saat ini, kata Sandi, terlalu dini untuk memikirkan 2024. Yang perlu dilakukan saat ini, menurut dia, adalah bekerja nyata termasuk dirinya yang kini berada di luar pemerintahan maupun orang-orang yang berada di dalam pemerintahan untuk berkontribusi pada bangsa dan negara.
"Kita fokus saja untuk bekerja nyata dan di manapun kita berada. Biberikan kesempatan secara nyata memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara," katanya.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…
Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…
Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…