Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Presiden Joko Widodo pada Ramadan 2019/1440 H lalu.(Dery Ridwansah/ Jawa Pos)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Partai Golkar mengisyaratkan sudah mengamankan kursi di kabinet Presiden terpilih Jokowi-Wakil terpilih Presiden KH Ma’ruf Amin. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto mengklaim, porsi kursi menteri untuk partai yang dia pimpin lebih baik dari periode sebelumnya.
“Kami menyerahkan (kursi menteri, red) sepenuhnya kepada presiden. Karena Golkar segaris dengan Presiden,†ungkap Airlangga di sela-sela kunjungannya ke redaksi JawaPos.com, Graha Pena, Jakarta, Jumat (23/8). Dalam kunjungan itu Airlangga didampingi oleh beberapa politisi Partai Golkar. Yakni Meutya Hafid dan Rizal Mallarangeng.
“Saya rasa kami tidak perlulah untuk meminta-minta. Pak Presiden telah bisa menilai kinerja Golkar. Baik di kabinet maupun selama Pilpres 2019 lalu,†ungkapnya.
Untuk diketahui, pada Kabinet Kerja I, Golkar menempatkan sejumlah kadernya di jajaran menteri. Di antara Airlangga Hartarto (menteri perindustrian), Agus Gumiwang Kartasasmita (menteri sosial), dan Luhut Binsar Panjaitan (menko kemaritiman).
Andriadi memprediksi pada periode mendatang, Airlangga akan naik kelas menjadi menteri koordinator. Alasannya, kinerja Airlangga sebagai menteri perindustrian relatif bagus dan mampu menjaga iklim perekonomian bersama jajaran menteri di bidang perekonomian. “Prediksi saya Airlangga nanti akan menempati posisi menko. Coba saja lihat nanti,†tandas direktur eksekutif PolCom SRC itu.
Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu