Categories: Politik

Airlangga: Partai Golkar Segaris dengan Presiden

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Partai Golkar mengisyaratkan sudah mengamankan kursi di kabinet Presiden terpilih Jokowi-Wakil terpilih Preisden KH Ma’ruf Amin. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto mengklaim, porsi kursi menteri untuk partai yang dia pimpin lebih baik dari periode sebelumnya.

“Kami menyerahkan (kursi menteri, red) sepenuhnya kepada presiden. Karena Golkar segaris dengan Presiden,” ungkap Airlangga di sela-sela kunjungannya ke redaksi JawaPos.com, Graha Pena, Jakarta, Jumat (23/8). Dalam kunjungan itu Airlangga didampingi oleh beberapa politisi Partai Golkar. Yakni Meutya Hafid dan Rizal Mallarangeng.

Bagi Airlangga, meski Presiden Jokowi sudah menyiapkan komposisi menteri untuk periode mendatang dari profesional sebanyak 55 persen dan parpol 45 persen, namun hal itu tidak akan memberikan keraguan darinya akan jumlah kader-kader Golkar berada di kabinet. Sebagai parpol yang sudah lama di kancah demokrasi Tanah Air, Golkar memiliki kader-kader potensial. Baik yang politikus murni maupun profesional yang berada di jalur Partai Golkar.

“Saya rasa kami tidak perlulah untuk meminta-minta. Pak Presiden telah bisa menilai kinerja Golkar. Baik di kabinet maupun selama Pilpres 2019 lalu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pada Kabinet Kerja I, Golkar menempatkan sejumlah kadernya di jajaran menteri. Di antara Airlangga Hartarto (menteri perindustrian), Agus Gumiwang Kartasasmita (menteri sosial), dan Luhut Binsar Panjaitan (menko kemaritiman).

Begitu juga menyiapkan kader dalam menjaga pilar demokrasi. Jika beberapa parpol sudah melakukan kongres atau muktamar, Airlangga mengaku Partai Golkar tidak perlu terburu-buru menggelar musyawarah nasional (munas). Partai berlambang pohon beringin tersebut sudah berpengalaman dan maju dalam menyiapkan kader yang mengawal demokrasi. Jika munas itu untuk mencari ketua umum, partai berwarna kuning memiliki pentolan yang sangat berpengalaman. Maka tidak perlu berebut. “Sistem sudah ada. Tidak perlu terburu-buru.”

Sementara itu, pengamat politik UPN Veteran Jakarta Andriadi Achmad menilai, sejauh ini menteri-menteri di Kabinet Indonesia Kerja 1 dari Partai Golkar cukup memumpuni dalam menjalankan tugasnya. Kecuali dengan “kecelakaan” yang dialami Idrus Marham. Meski begitu posisinya masih tetap digantikan dari politikus Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai menteri sosial. “Artinya Presiden Jokowi masih percaya dengan Golkar,” kata Andriadi kepada JawaPos.com, Jumat (23/8).

Andriadi memprediksi pada periode mendatang, Airlangga akan naik kelas menjadi menteri koordinator. Alasannya, kinerja Airlangga sebagai menteri perindustrian relatif bagus dan mampu menjaga iklim perekonomian bersama jajaran menteri di bidang perekonomian. “Prediksi saya Airlangga nanti akan menempati posisi menko. Coba saja lihat nanti,” ucap direktur eksekutif PolCom SRC itu.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

9 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

9 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

9 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

10 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

10 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

10 jam ago