dewan-desak-ungkap-mafia-migor
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dewan menagih pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi. Yakni untuk segera mengumumkan nama pelaku mafia minyak goreng. Sebab, pernyataan itu hingga kini belum terbukti.
Sebelumnya Mendag berjanji akan mengungkap pelaku mafia migor pada Senin (21/3). Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengatakan, pihaknya menagih janji tersebut. Ia meminta Mendag konsekuen dengan semua pernyataan yang pernah disampaikan. "Jangan bisanya hanya kasih tebakan-tebakan kepada emak-emak, pilih mana minyak murah tapi kosong atau minyak mahal tapi banyak," terangnya, kemarin (23/3).
Mulyanto menambahkan, saat ini masyarakat sedang menunggu penataan minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET). Jangan sampai minyak goreng jenis itu juga langka karena tersedot ke industri atau diolah lagi jadi migor kemasan. Terpisah, Kejaksaan Agung (Kejagung) juga tengah mengungkap persoalan migor. Kejagung tengah mendalami dugaan pelanggaran, saat penerapan Domestic Marketing Obligation (DMO).
"Yang kita lihat itu secara nasional. Bahwa ketika orang ekspor minyak, dia memiliki kewajiban untuk memenuhi kepentingan domestik 20 persen dari jumlah yang diekspor," terang Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung Supardi. Pendalaman dilakukan untuk memastikan seluruh eksportir taat memenuhi DMO, ketika aturan itu masih berlaku.(lum/syn/bay/jpg)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…