Categories: Politik

BRIN: Pemilu 2024 Momentum Putus Mata Rantai Praktik Buruk Politik

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro memandang Pemilu dan Pilkada 2024 merupakan momentum bagi segenap elemen bangsa Indonesia untuk memutus rantai praktik-praktik buruk yang selama ini terjadi dalam pesta demokrasi tersebut.

“Poin utamanya adalah (dalam Pemilu 2024) kita memutus mata rantai praktik-praktik buruk dan negatif selama ini,” kata Siti Zuhro saat menjadi narasumber dalam diskusi Radio Idola Semarang bertajuk Demokrasi Indonesia Masih Kategori Cacat, Apa yang Mesti Dilakukan?, sebagaimana dipantau di Jakarta, Kamis, (21/7/2022).

Adapun praktik-praktik buruk yang selama ini selalu hadir dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia, lanjut Siti, meliputi tindakan pembelian suara (vote buying) dan politik yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan pemilu.

Siti pun memandang dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024, pihak penyelenggara dan pengawas perlu benar-benar mengoptimalkan penegakan hukum dalam seluruh tahapan pemilu. Di samping itu, seluruh elemen bangsa Indonesia perlu bekerja sama untuk mencegah terjadinya kembali praktik-praktik buruk tersebut.

“Hadirkanlah penegakan hukum dalam semua tahapan pemilu. Lalu, tentunya civil society-nya (kelompok masyarakat sipil), radionya, medianya, dan sebagainya, termasuk kekuatan-kekuatan politik melalui elite aktornya itu hand in hand atau bergandengan tangan bersama (mencegah terjadinya praktik-praktik buruk dalam pemilu),” jelas Siti.

Karena itu, seluruh elemen bangsa Indonesia pada akhirnya akan membangun suatu sistem yang lebih baik dalam penyelenggaraan pemilu. Bahkan, siapa pun yang menjadi pemenang dalam pemilu akan diakui oleh seluruh masyarakat secara hormat karena mereka merasa tidak dicurangi.

“Jadi, ending-nya nanti, kita membangun sistem. Begitu ada kompetisi pilpres, pileg, dan pilkada, kita akan menabik siapa pun yang menang. Karena apa? Karena kita tidak merasa dicurangi. Kalau pemilunya curang, batu yang datang, lalu lemparan-lemparan batu,” ujar Siti Zuhro.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

21 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

21 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

21 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 hari ago