Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dalam Kongres PDI Perjuangan tahun 2010, Megawati merupakan formatur tunggal yang memiliki hak prerogatif. Megawati juga merupakan ketua umum yang sangat konstitusional.
Namun demikian, kata anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait, saat menghadapi Pilpres 2014, Megawati tak memilih dirinya untuk menjadi Capres. Pun demikian dalam Pilpres 2019.
’’Di saat ketua umum partai lain banyak yang mewacanakan mencalonkan dirinya sendiri atau malah memang mencalonkan dirinya, Mbak Mega justru memilih Jokowi untuk menjadi capres,’’ kata Maruarar.
Hal ini, tegas Maruarar, menunjukkan bahwa Megawati tak pernah mementingkan kehendak pribadi. Sebab Megawati selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. ’’Mbak Mega merupakan sosok negarawan, Pancasilais sejati, di saat yang sama juga merupakan figur petarung yang sangat ideologis,’’ tegas Ara, demikian ia disapa.
Dalam hal sikap politik, sambung Maruarar, Megawati juga merupakan sosok yang sangat bijaksana. Megawati juga selalu menjadikan mata hatinya sebagai arah politik yang ditempuh. ’’Megawati bukan hanya teladan bagi PDI Perjuangan melainkan juga bagi semua politisi se-Indonesia,’’ tegas pria yang akrab disapa Ara itu.
Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…
Sidang perkara penggelapan Riau Pos mengungkap gaji Rida K Liamsi Rp200 juta per bulan dan…
BMKG Pekanbaru mendeteksi 115 titik panas di Riau pada Rabu (16/9/2026). Indragiri Hulu menjadi wilayah…
Houthi melancarkan serangan rudal dan drone ke tiga kota Arab Saudi. Sebanyak 13 warga terluka…
Disdukcapil Pekanbaru mengingatkan warga waspada penipuan online yang mencatut nama petugas dan meminta data pribadi…
Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…