Categories: Politik

GMMK Tuntut KPU Netral

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ratusan masyarakat yang tergabung ke dalam Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) mendatangi Kantor KPU Riau, Jumat (17/5) siang.
Di sana, masyarakat menyampaikan sejumlah tuntutan, utamanya meminta agar seluruh dugaan kecurangan yang terjadi diusut tuntas. Bahkan massa juga menyampaikan agar KPU tidak berpihak.

Ketua GMMK Yana Maulana mengatakan kedatangan masyarakat ke KPU setelah adanya indikasi kecurangan yang terjadi. Seperti tidak tersedianya surat suara untuk masyarakat hingga surat suara yang sudah tercoblos.

“Membuat pernyataan ada beberapa kecurangan terjadi. Ini tidak bisa dibiarkan. KPU Riau harus meneliti dan melihat ke depan. Apa yang bisa dikerjakan dan dilaporkanlah ke KPU pusat. Kecurangan di Riau ini terjadi sebetulnya. Banyak orang-orang merasa bersedih, bersungguh-sungguh datang ke TPS nggak dapat suara. Ketika sudah datang suaranya sudah dicucuk (tercoblos, red),” sebut Yana.

Atas dasar itu, dirinya meminta agar data C1 yang ada untuk dibuka lagi. Apalagi, Bawaslu telah menyatakan bahwa KPU bersalah dan harus memperbaiki apa yang telah diputuskan Bawaslu. Selain itu, dirinya juga menyebut ada sebuah kekuatan yang membuat KPU tidak bisa menolak untuk berlaku curang.

“Sekarang ada semacam sistem. KPU ditekan sebuah kekuatan. Mengapa kesalahan input bisa terjadi berulang. Semacam kesengajaan jadinya. Atau ada semacam kekuatan yang tidak bisa ditolak KPU,” ungkap Yana.

Saat ditanya siapa kekuatan besar yang dimaksud, dirinya mengatakan bahwa itu bukan tugas mereka untuk mengungkap. Karena ada instansi resmi yang memiliki kompetensi dan kewajiban untuk menuntaskan segala persoalan yang terjadi. Ia menekankan, bahwa aksi tersebut juga bukan hanya sekadar pilihan 01 maupun 02. Melainkan adalah proses penyelenggaraan yang berjalan harusnya bisa berjalan baik.

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Penulis: Afiat Ananda/Sakiman
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Warga Pekanbaru Mulai Serbu Waste Station, Sampah Bisa Jadi Uang!

Program waste station di Pekanbaru mulai diminati warga. Sampah kini bisa ditukar jadi uang, dukung…

23 jam ago

Setiap RW Dapat Rp100 Juta, TPemko Pekanbaru Tekankan Integrasi Program Musrenbang dan SIPD

Pemko Pekanbaru alokasikan Rp100 juta per RW. Program wajib masuk Musrenbang dan SIPD demi pemerataan…

24 jam ago

5 Rumah Aspol Pekanbaru Dibangun Lagi Usai Kebakaran

Lima rumah Aspol Pekanbaru yang terbakar segera dibangun kembali lewat gotong royong lintas instansi, ditargetkan…

2 hari ago

Polisi Tangkap Pasutri di Kampar, Sita Senpi Rakitan dan Sabu

Polisi Kampar tangkap tiga pelaku, termasuk pasutri, dan sita senpi rakitan, amunisi, serta lebih dari…

2 hari ago

Mobil Dinas Wali Kota Jadi Antar Jemput Pasien Gratis di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru luncurkan layanan antar jemput pasien gratis pakai mobil dinas Wali Kota mulai 1…

2 hari ago

Pemprov Riau Bantu Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Pemprov Riau siap membantu tiga daerah yang kesulitan membayar gaji dan THR ASN dengan tambahan…

2 hari ago