Categories: Politik

Sejumlah Provinsi di Papua Belum Masuk Jadwal Pleno

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengakui, sejumlah provinsi di Papua belum terjadwal untuk diplenokan dalam rapat rekapitulasi hasil Pemilu 2024 tingkat nasional. Komisioner KPU RI Agust Mellaz menduga, itu disebabkan masih ada proses yang belum selesai di tingkat berjenjang.

“Kalau kita lihat teman-teman bisa perhatikan selama proses rekapitulasi yang berlangsung di tingkat nasional memang ada beberapa provinsi yang kemudian alot,” kata Mellaz, Ahad (17/3).

Mellaz menjelaskan, proses yang lambat itu karena saat rekapitulasi di tingkat berjenjang saat muncul persoalan di bawahnya, mulai dari TPS hingga naik ke tingkat kecamatan dan kabupaten/kota. Karena itu, adanya kendala tersebut belum bisa ke tingkat provinsi saat proses di KPU kabupaten/kota belum selesai.

“Jadi sebenarnya kalau ada situasi yang di provinsi (belum direkap) berarti problem-nya biasanya di kabupaten/kota. Tapi begitu dibawa ke nasionalnya (problemnya) selesai,” ungkap Mellaz.

Mellaz meyakini, adanya proses rekap yang alot ditingkat berjenjang bisa lebih terselesaikan saat dibahas di tingkat nasional. “Nah kalau itu misalnya berlangsung alot tapi kemudian ketika dibawa ke KPU RI semuanya sudah lebih mudah,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, KPU RI sudah menyelesaikan hasil rekapitulasi suara Pilpres 2024 tingkat nasional pada 32 dari 38 provinsi di Indonesia. Sehingga, tersisa enam provinsi yang belum dilakukan rekapitulasi.

Adapun, sebanyak 32 provinsi yang rekapitulasi suaranya sudah disahkan KPU RI antara lain, Jogjakarta, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Bali, Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Barat. Selanjutnya Sumatera Selatan, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Banten, Kalimantan Utara, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Riau, Papua Barat, Sulawesi Utara, dan Bengkulu. Sumatera Barat dan lainnya.(jpg)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

BRK Syariah Resmikan Rahn Gadai Emas di Bintan, Solusi Pembiayaan Kini Makin Mudah

BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…

36 menit ago

Menjangkau Pelosok, PLN Gencarkan Literasi Digital Kelistrikan di Tapung Hilir

PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…

3 jam ago

Harga Karet Kuansing Makin Nanjak, Pekan Ini Tembus Rp20.125 per Kg

Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…

6 jam ago

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

1 hari ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

1 hari ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

1 hari ago