andi-suhardiman-didukung-tokoh-telukkuantan
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Sejumlah tokoh dan ninik mamak Kenegerian Telukkuantan meminta komitmen dari pasangan Andi Putra-Suhardiman Ambi agar memberi perhatian kepada masyarakat Kenegrian Telukkuantan serta pembangunan di seluruh desa yang ada di Kenegerian Telukkuantan jika nantinya diberi amanah untuk memimpin Kuansing ke depan.
"Terus terang saya cukup sedih apabila mengingat, bagaimana masyarakat Kenegerian Telukkuantan ini telah rela menyumbangkan tanahnya untuk pembangunan komplek perkantoran Pemda saat ini, sehingga bisa dibangun dalam satu kawasan," ujar Yuspar Salam yang merupakan salah seorang tokoh masyarakat Kenegerian Telukkuantan dalam sambutannya saat bersilaturahmi, Senin (15/6).
Mantan Kepala Desa Sawah ini bercerita, saat kegiatan pembebasan lahan komplek Pemda, dirinya dipercaya sebagai koordinator. Ketika itu, diakuinya, memang ada ganti rugi, tapi hanya separuh saja. Jika lahannya 10 hektare, itu menurutnya, yang diganti rugi hanya 5 hektare, separuhnya lagi dibuatkan sertifikat. "Hanya begitu, padahal waktu itu rata-rata di lahan tersebut, merupakan kebun karet masyarakat yang masih produktif. Sehingga banyak waktu itu yang datang menangis kepada saya," ujarnya.
Oleh sebab itu, Yuspar Salam berharap kepada pemimpin di Kabupaten Kuansing ini supaya memberikan perhatian kepada masyarakat Kenegerian Telukkuantan.
"Bagaimanapun, masyarakat Kenegerian Telukkuantan memiliki andil yang sangat besar untuk Kabupaten Kuansing ini. Jadi, sangat wajar pemimpin di negeri ini untuk memberikan perhatian kepada anak cucu kemenakan kita di Kenegrian Telukkuantan ini," sebutnya.
Pada kesempatan tersebut, Yuspar Salam bersama para tokoh dan ninik mamak Kenegrian Teluk Kuantan juga menyatakan sikap akan memberikan dukungan dan siap memenangkan Andi Putra yang juga sudah menjadi keluarga besar masyarakat Kenegrian Teluk Kuantan.(jps)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…