Categories: Politik

PAN Tunggu Ajakan Jokowi Gabung ke Koalisi

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya, mengatakan partainya menunggu ajakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bisa masuk kabinet. Hal ini dia katakan setelah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebut partai berlogo matahari ini akan merugi jika menjadi oposisi di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin.

“PAN kan tidak masuk ke gerbong koalisi, jadi ketika undangan belum datang, kita tidak akan menawarkan (masuk kabinet, Red)‎,” ujar Bima Arya kepada wartawan, Senin (17/2).

Namun demikian, PAN menurut Bima Arya akan melakukan rapat, ketika adanya ajakan dari Presiden Jokowi untuk bisa bergabung di Kabinet Indonesia Maju.

“Ketika ada undangan datang, pasti akan kita diskusikan secara internal dengan terbuka,” katanya.

Lebih lanjut Arya mengatakan, di 2019 ini PAN tidak menargetkan harus berada di luar koalisi, misalnya menjadi oposisi atau tidak. Bagi PAN menjadi oposisi ataupun koalisi sama saja.

“Jadi tidak mematok PAN harus di luar. Karena di dalam (koalisi) pun sama saja,” ungkapnya.

Diketahui, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, mengatakan partainya akan tetap menjadi pengkritik yang konstruktif bagi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin.

Menurut Zulhas -sapaan akrab Zulkifli Hasan- menjadi oposisi akan merugikan bagi partai berlogo matahari ini. Pasalnya oposisi sudah dimiliki oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS)‎. Sehingga tidak akan ikut seperti PKS menjadi oposisi.

“Kalau oposisi itu sudah diambil oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh itu teman kita partai itu. Jadi akan sangat merugikan kita,” ujar Zulhas di Kendari, Rabu (12/3).

Oleh sebab itu posisi PAN saat ini bukan sebagai oposisi. Tapi akan menjadi mitra kritis terhadap pemerintahan ini. Sehingga Zulkifli mengatakan partainya enggan disebut sebagai oposisi.

“Kita tidak masuk isu oposisi. Kita akan jadi mitra yang kritis bisa menjadi memberikan solusi terhadap persoalan bangsa yang kita hadapi,” katanya.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Indonesia Juara Umum Piala Dunia Woodball 2026, Raih 4 Emas di Malaysia

Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…

27 menit ago

RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam Pertahankan Akreditasi JCI untuk Keempat Kalinya

RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…

47 menit ago

Polres Inhu Gerebek Empat Pengedar Narkoba, Satu Tersangka Ternyata ASN

Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…

1 jam ago

Kasus Malaria di Rohil Meningkat, DPRD Segera Panggil Dinas Kesehatan

Kasus malaria meningkat di sejumlah wilayah Rohil. Komisi D DPRD Rohil akan memanggil Diskes untuk…

1 jam ago

Geram Proyek Pasar Bawah Mangkrak, Wali Kota Pekanbaru Ancam Putus Kontrak

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru 60 persen dan mangkrak berbulan-bulan. Wali Kota Agung Nugroho mengancam…

1 jam ago

Teror Monyet Liar Makin Meresahkan, Warga Tembilahan Diminta Tak Menangkap Sendiri

Teror monyet liar di Tembilahan, Inhil, belum berakhir. Delapan warga menjadi korban gigitan dan Damkar…

2 jam ago