Categories: Ekonomi Bisnis

RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam Pertahankan Akreditasi JCI untuk Keempat Kalinya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – RS Awal Bros Pekanbaru dan RS Awal Bros Batam kembali mencatatkan prestasi dalam bidang pelayanan kesehatan. Kedua rumah sakit tersebut berhasil mempertahankan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) untuk keempat kalinya, sekaligus menegaskan komitmen dalam menjaga kualitas layanan dan keselamatan pasien.

JCI merupakan lembaga akreditasi rumah sakit yang dikenal secara global dan menjadi salah satu tolok ukur tertinggi dalam menilai mutu pelayanan serta standar keselamatan pasien di fasilitas kesehatan.

Keberhasilan mempertahankan akreditasi tersebut menjadi penegasan bahwa RS Awal Bros terus berupaya memberikan layanan kesehatan yang aman, terukur, dan mengutamakan keselamatan pasien di kedua rumah sakit.

Proses akreditasi JCI sendiri dikenal memiliki standar penilaian yang ketat. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional rumah sakit, mulai dari penerapan keselamatan pasien, pengelolaan dan pemberian obat, pencegahan serta pengendalian infeksi, hingga tata kelola fasilitas dan kompetensi tenaga medis.

Bagi masyarakat Pekanbaru dan Batam, keberadaan akreditasi tersebut memberikan kepastian bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan telah melewati proses evaluasi independen dengan standar internasional. Artinya, kualitas layanan tidak hanya didasarkan pada penilaian internal rumah sakit.

Group dr Putri Yuliani MARS CRMP FisQua mengatakan, keberhasilan mempertahankan akreditasi JCI menunjukkan bahwa komitmen RS Awal Bros dalam menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien telah diterapkan secara nyata dalam aktivitas pelayanan sehari-hari.

Menurutnya, standar tersebut bukan sekadar slogan, melainkan menjadi bagian dari sistem kerja yang diterapkan secara konsisten di setiap lini pelayanan rumah sakit.

“Proses reakreditasi JCI bukan proses yang mudah karena setiap fasilitas harus melalui evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan pasien, tata kelola klinis, hingga kompetensi tenaga medis, sehingga keberhasilan ini menunjukkan seluruh sistem dan proses RS Awal Bros telah berjalan sesuai standar internasional secara berkelanjutan, bukan hanya pada saat penilaian berlangsung,” jelas dr Putri.

Pencapaian tersebut semakin bermakna karena bertepatan dengan momentum perjalanan RS Awal Bros yang kini memasuki usia ke-28 tahun. Selama hampir tiga dekade, RS Awal Bros terus mengembangkan jaringan pelayanan kesehatan di sejumlah wilayah di Riau dan Kepulauan Riau.

Perluasan jaringan tersebut berjalan beriringan dengan upaya untuk mempertahankan kualitas dan konsistensi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. (azr)

Redaksi

Recent Posts

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

16 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

16 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

16 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

17 jam ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

17 jam ago

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

2 hari ago