presiden-pks-sebut-duet-anies-sandi-sebuah-keniscayaan
MAKASSAR (RIAUPOS.CO) — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengatakan partainya saat ini terus mencari sosok yang tepat untuk diusung pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
Syaikhu pun merespons bijaksana soal wacana duet Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) pada Pilpres 2024. "Duet Anies-Sandi adalah sebuah keniscayaan," tegas Syaikhu di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/9).
PKS, kata dia, terus menjalin atau membangun komunikasi dengan sejumlah pihak, sebelum menentukan pilihan ke depannya.
"Namun, saya tetap memandang masih berjalan dinamis. Jadi, komunikasi terus kami bangun, semoga ke depan sudah bisa kami dapatkan," ujarnya pula.
Menurut dia, berdasarkan hasil pemilu lalu, juga tidak tampil mendominasi dengan total suara 8,2 persen. Artinya, jika ingin mengusung calon presiden, maka membutuhkan koalisi dengan partai lain.
Kalaupun misalnya berkoalisi dengan Partai Demokrat yang sesama partai oposisi, hal itu juga belum mencukupi atau memenuhi syarat karena tidak mencapai 20 persen, sehingga butuh satu partai lagi.
"Hasil pemilu lalu tidak mewah-mewah banget yakni 8,2 persen, tidak bisa mengusung sendirian, olehnya perlu ada partai namun perlu melakukan koalisi," ujarnya lagi.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu