Categories: Politik

Pusat Diminta Adil Kelola Blok Rokan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Anggota Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Edwin Pratama Putra meminta pemerintah pusat adil terhadap masyarakat Riau dalam pengelolaan ladang minyak Blok Rokan. Sebagaimana diketahui Blok Rokan sudah ditetapkan pengelolaannya kepada PT Pertamina (Persero) mulai 2021 mendatang.

 

Hal ini disampaikan Edwin dalam agenda pembahasan program prioritas Komite II DPD RI masa sidang 2019-2020 di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (14/10). "Melalui Komite II DPD RI saya berharap pengawasan dalam pengelolaan Blok Rokan di Riau betul-betul menjadi urut prioritas kerja baik dari pemerintah," kata Edwin.

Edwin melanjutkan, Blok Rokan yang berada di Riau itu merupakan salah satu ladang minyak terbesar di Indonesia. Di mana saat ini masyarakat Riau banyak menggantungkan harapan untuk dapat dilibatkan dalam pengelolaan tersebut. Tidak hanya sebagai penonton saja.

"Kami masyarakat dari Riau berharap pengelolaan Blok Rokan dapat meberikan manfaat bukan hanya untuk pusat, melainkan untuk Riau itu sendiri," ulasnya.

Untuk itu, selaku anggota Komite II DPD RI yang bermitra kerja langsung dengan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Edwin akan terus menyuarakan dan mengawal tata kelola Blok Rokan agar pemerintah adil dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Riau.(yus)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

14 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

14 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

2 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

2 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

2 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

2 hari ago