Categories: Politik

Jadi Menteri, Kader Nasdem Dibebaskan dari Tugas Partai

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny Gerard Plate memastikan partainya tidak pernah mengajukan nama maupun jumlah calon menteri kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Dia menegaskan sangat memahami bahwa menunjuk menteri merupakan diskresi dan prerogatif presiden.

Oleh karena itu, dia memercayakan sepenuhnya kepada orang nomor satu di Indonesia itu untuk menentukan siapa menteri yang akan ditunjuk. Bagi Partai Nasdem, kata Johnny, kalau ada kader dari partainya yang ditunjuk menjadi menteri, maka akan dibebaskan dari tugas-tugas partai.

’’Bagi kami, kalau kepercayaan itu diberikan maka kader-kader Nasdem yang menjadi anggota kabinet akan melaksanakan tugasnya secara penuh waktu dan dibebaskan dari tugas-tugas di partai. Itu jadi komitmen kami," kata Johnny kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Lebih lanjut Johnny mengatakan Jokowi pasti ingin menjaga soliditas kabinet yang kuat di parlemen. Menurut Johnny, hal itu karena sebagian dari kewenangan presiden sudah terdistribusi di parlemen. ’’Maka butuh juga koalisi yang kuat di parlemen. Kami tahu itu, tetapi tentu kami menghormati hak presiden dan diskresi presiden untuk menentukan calon anggota kabinetnya. Iini bukan baru sekarang, tahun 2014 juga demikian,’’ paparnya.

Johnny mengatakan yang penting bagi Partai Nasdem adalah anggota kabinet bisa membantu Jokowi agar kabinetnya itu efisien, efektif, dan produktif. Sehingga Jokowi – KH Ma’ruf Amin bisa menjalankan visi misi dan programnya yang sudah mendapatkan dukungan dari rakyat.

Anggota Komisi XI DPR itu mengatakan Partai Nasdem sebagai pengusung mempunyai tugas untuk mengawal pemerintahan Jokowi dengan baik. ’’Dalam mengawal itu ada dari politisi-politisi kami yang punya kompetensi dan integritas yang memadai sesuai dengan harapan Pak Jokowi, tentu itu kami bersyukur ya, dan itu penghargaan bagi kami menyambut dengan baik,’’ katanya.

Lebih lanjut Johnny meyakini bahwa bukan hal sulit bagi Jokowi untuk menyusun kabinet. Sebab, ujar dia, Jokowi sangat berpengalaman, dan sudah pernah menyusun kabinet, serta menyelenggarakan pemerintahan. Bahkan, sekarang akan menyelenggarakan pemerintahan yang kedua.

’’Dengan instrumen-instrumen yang sudah dimilikinya pasti sudah lebih mudah. Kami yakin Pak Jokowi akan memilih anggota kabinetnya yang cerdas-cerdasa, yang cakep-cakep,’’ kata Johnny.(boy)

 

 

Sumber: JPNN.com
Editor: Fopin A Sinaga

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

8 jam ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

9 jam ago

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

9 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Tebal, Citilink QG936 Sempat Berputar Sebelum Mendarat

Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…

10 jam ago

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

1 hari ago